Strategi Pellegrini Dikritik Lagi

Strategi Pellegrini Dikritik Lagi

Kris Fathoni W - Sepakbola
Senin, 02 Mar 2015 15:17 WIB
Strategi Pellegrini Dikritik Lagi
Getty Images/Clive Brunskill
Liverpool - Strategi yang digunakan Manajer Manchester City Manuel Pellegrini kembali dipertanyakan menyusul kekalahan di markas Liverpool, yang juga membuat The Citizens sudah kalah di dua laga terakhirnya.

Sebelum pertandingan tersebut City harus mengakui keunggulan Barcelona di partai Liga Champions pada tengah pekan. City kalah 1-2 ketika menjamu Barca.

Saat itu strategi Pellegrini dalam formasi 4-4-2 menuai kritikan--membuat Pellegrini pada prosesnya melontarkan pembelaan. Dengan dua penyerang, Pellegrini dinilai membuat lini tengahnya jadi kurang solid. Apalagi pemain teknik macam David Silva dan Samir Nasri, yang dipasang di sektor kanan dan kiri luar, juga kurang oke dalam bertahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nah, formasi serupa lalu diterapkan Pellegrini ketika menyambangi markas Liverpool. Edin Dzeko dan Sergio kembali jadi ujung tombak kembar, dengan Silva dan Nasri lagi-lagi bersiaga di kanan dan kiri luar. Bedanya, sektor tengah lapangan kini diisi oleh Yaya Toure dan Fernandinho, menggantikan kombinasi James Milner dan Fernando yang mengisi starting XI lawan Barca.

Sementara Pablo Zabaleta dan Vincent Kompany kembali mengisi lini bertahan, dengan ditemani Eliaquim Mangala dan Aleksandar Kolarov yang menggantikan Martin Demichelis dan Gael Clichy pada tengah pekan.

Sebagaimana ketika menghadapi Barca, City kembali kalah dengan skor 1-2. Dalam kapasitasnya sebagai pengamat dan komentator, Jamie Carragher, yang juga mantan pemain Liverpool lantas dengan tajam menyoroti keputusan Pellegrini memasang 4-4-2 lagi.

"Menggunakan sistem itu (4-4-2) di partai-partai besar merupakan hal naif. Sungguh memalukan untuk seorang manajer dengan kemampuan sepertinya menghadapi pertandingan lawan Barcelona untuk tahun kedua beruntun dan kemudian ke Anfield seperti ini," sergah Carragher.

"Ada sesuatu yang tidak pas mengenai City dan harus ada perubahan saat musim berakhir," imbuhnya seperti dilansir Daily Mail.

(krs/raw)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads