Musim panas lalu Lallana dibeli dari Southampton dengan banderol 25 juta poundsterling, yang merupakan pembelian termahal dibanding pemain lain. Sayang cedera lutut di pramusim menunda lama debutnya bersama 'Si Merah'.
Laga perdananya berakhir kurang manis ketika Liverpool ditaklukkan Aston Villa 0-1 di pekan keempat pada laga yang dihelat di Anfield. Saat itu Lallana cuma tampil 61 menit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah itu penampilannya relatif naik-turun yang membuatnya dikritik dan baru bikin gol lagi awal Desember, meski Lallana juga masih rajin bikin assist. Usai buat dua gol ke gawang Swansea City di akhir Desember, Lallana kemudian mendapat cedera lagi yang kembali mengganggu penampilannya.
Kritik kembali mendatangi pesepakbola 26 tahun itu yang dianggap tak memenuhi ekspektasi publik. Tapi perlahan dengan kian menanjaknya penampilan The Reds, Lallana pun mendapat imbasnya di mana perannya dalam formasi 3-4-2-1 menjadi lebih vital.
Meski baru bikin satu gol dan satu assist selepas pergantian tahun, tapi pergerakannya serta kemampuannya dalam menahan bola, plus kebisaannya bermain di berbagai posisi sangat membantu.
"Saya memang mendapat beberapa kali cedera dan keluar masuk tim untuk berbagai alasan, tapi saya menikmati setiap menit permainan saya," tutur Lallana seperti dikutip Soccernet.
"Saya mencoba tetap fit dan berkontribusi pada sistem permainan yang diterapkan oleh manajer," sambungnya.
(mrp/fem)











































