Rodgers Sesalkan Start Buruk The Reds

Rodgers Sesalkan Start Buruk The Reds

- Sepakbola
Senin, 23 Mar 2015 00:38 WIB
Rodgers Sesalkan Start Buruk The Reds
PAUL ELLIS/AFP/Getty Images
Liverpool -

Liverpool menjamu Manchester United dalam kepercayaan diri tinggi setelah tak terkalahkan dalam 13 pertandingan Premier League. Namun start yang buruk memaksa The Reds kalah oleh seterunya justru di kandang sendiri.

Kali terakhir Liverpool kalah di Premier League adalah pada 14 Desember 2014. Ketika itu dalam lawatan ke Old Trafford mereka tunduk dengan skor telak 0-3.

Saat harus kembali berhadapan dengan MU di Anfield, Liverpool dalam kondisi yang sangat baik. Sejak kalah dari The Red Devils, Steven Gerrard dkk punya catatan 10 kemenangan dan tiga hasil imbang. Tak ada kekalahan didapat Liverpool dalam kurun tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun statistik oke tersebut pupus di kandang sendiri. Dua gol Juan Mata cuma bisa dibalas sekali oleh Daniel Sturridge. Liverpool kalah 1-2 oleh MU dalam laga yang diwarnai kartu merah Gerrard dan eksekusi penalti Wayne Rooney yang gagal.

Dalam pernyataannya usai pertandingan, Rodgers menyebut start buruk timnya menjadi penyebab kekalahan tersebut.

"Saya kecewa dengan babak pertama, posisi kami saat start terlalu dalam. Mereka (MU) luar biasa dan layak memimpin," seru Rodgers seperti dikutip dari BBC.

Di Anfield, Minggu (22/3/2015) malam WIB, Liverpool lebih banyak mengejar bola di menit-menit awal pertandingan. Di sisi lain MU terlihat sangat nyaman memainkan dan memutar bola ke seluruh lapangan. Dominasi The Red Devils dalam penguasaan bola pada akhirnya berbuah gol saat Ader Herrera jeli melepas umpan terukur pada Mata, yang melepaskan tendangan jitu ke arah gawang saat tinggal berhadapan dengan Simon Mignolet.

Setelah tertinggal satu gol Liverpool tak mampu langsung bereaksi. Mereka terus kalah dalam penguasaan bola dan tak mampu melepaskan satupun shot on target. Catatan Whoscored, tuan rumah cuma punya 40% ball possession dan empat tembakan (0 on target), sementara MU menguasai 60% ball possession dengan tiga shot (2 on target).

"Tapi pemain menunjukkan keberanian besar di babak kedua dan menunjukkan karakternya. Tanpa bermain dengan hebat, kami tetap punya kesempatan. Kami butuh keberutungan tapi itu tidak datang. Kami akan memberikan reaksi setelah pertandingan ini dan menuntaskan musim di posisi yang bagus," lanjutnya.

Kegagalan mengalahkan MU membuat Liverpool batal masuk empat besar. Dengan ada delapan pertandingan tersisa sebelum musim tuntas, Liverpool masih punya peluang untuk kembali dapat tiket Liga Champions. Pekan depan The Reds akan bertamu ke Emirates Stadium menghadapi Arsenal.

(din/rin)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads