Setelah sukses besar dengan menjuarai Premier League dan Piala Liga Inggris di musim pertamanya, Pellegrini gagal menyamai pencapaiannya. City dipastikan mengakhiri musim ini tanpa satu trofipun.
Kritik semakin menghujani manajer asal Chile tersebut setelah City gagal menyaingi Chelsea dalam merebut titel liga kendatipun sempat berbagai puncak klasemen di Januari. Walhasil masa depan Pellegrini di Etihad mulai diragukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Manajer pantas mendapatkan respek dari semua orang. Dia baru datang kemari pada musim lalu, dia memenangi liga dan piala liga. Kita tidak bisa hanya menyalahkan manajer atas momen ini. Para pemain juga tidak terlalu bagus di sepanjang musim ini," cetus pemain belakang City itu di Sky Sports.
"Semua orang bertanggung jawab. Saat Anda gagal memenangi trofi memang akan sedikit membuat frustrasi. Sekarang bukan waktunya memikirkan apa yang salah di musim ini, sekarang waktunya untuk finis sebagus mungkin lalu lihat apa yang terjadi," sambung Zabaleta.
"Aku bukan orang yang mestinya mengatakan apa yang harus atau yang tidak seharusnya terjadi. Untuk pada pemain, pemilik, manajer dan staff, kami 100 persen fokus pada apa yang kami lakukan sekarang. Lalu di akhir musim orang-orang yang berwenang akan menganalisa apa yang salah. Orang yang bertanggung jawab di setiap bagian klub akan menentukan apa yang terbaik untuk masa depan," tandas dia.
(rin/fem)










































