Palace yang Sempat Bikin Chelsea Gugup

Palace yang Sempat Bikin Chelsea Gugup

- Sepakbola
Minggu, 03 Mei 2015 21:51 WIB
Palace yang Sempat Bikin Chelsea Gugup
Getty Images/Mike Hewitt
London -

Chelsea harus susah payah untuk memenangi laganya dengan Crystal Palace pekan ini. The Eagles diakui memang sudah bikin The Blues gugup dan nyaris merusak pesta juara yang sudah dipersiapkan mereka.

Hanya butuh satu kemenangan lagi bagi Chelsea di sisa empat laganya untuk memastikan diri jadi juara liga dan laga kandang melawan Palace di Stamford Bridge, Minggu (3/5) malam WIB, jadi momentum paling pas untuk mereka.

Dengan rekor kandang oke musim ini, hanya enam kali kehilangan angka, Chelsea diramalkan bakal mengadakan pesta juara di pekan ke-35. Namun laga berjalan tidak mudah sejak awal untuk Chelsea.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Palace membuat para pemain 'Si Biru' kesulitan bikin gol dan berkali-kali usaha mereka menembus pertahanan tim tamu gagal. Sampai akhirnya di menit ke-44 Eden Hazard memecah kebuntuan lewat gol yang membawa Chelsea unggul 1-0.

Gol tersebut juga diraih dengan tak mudah setelah Hazard menanduk bola muntah sepakan penaltinya yang ditepis Julian Speroni. Di babak kedua pun Palace terus memberi kesulitan bagi Chelsea untuk menambah gol.

Beberapa kali juga Palace nyaris menyamakan kedudukan dan andaikan itu terjadi maka pesta di Stamford Bridge pekan ini bisa tertunda. Tapi skor 1-0 tetap bertahan hingga laga usai dan Chelsea berhak atas trofi juara liga musim ini.

"Rasanya luar biasa. Kami bekerja begitu keras, jadi menyenangkan rasanya bisa mencapai titel juara ini. Sedikit gugup di awal karena Palace adalah tim bagus dan membuat kami kesulitan. Syukurlah Eden bisa mencetak gol dan kami memenangi pertandingan," tutur kapten tim, John Terry, seperti dikutip Sky Sports.

Bagi Terry dan Chelsea ini adalah gelar Premier League keempat mereka dalam 11 tahun terakhir atau yang pertama setelah terakhir jadi juara di musim 2009/2010. Dua gelar sisanya adalah di era pertama Jose Mourinho, 2004/2005 dan 2005/2006.

"Saya terbiasa dengan hal-hal seperti ini. Sudah lima tahun sejak kami terakhir memenanginya. Yang pertama begitu spesial dan menyakitkan rasanya ketika Anda puasa gelar selama empat atau lima tahun. Jadi saya sangat menikmatinya hari ini," sambung Terry.

(mrp/mfi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads