Courtois & Matic: Datang (Kembali), Main, dan Jadi Juara

Courtois & Matic: Datang (Kembali), Main, dan Jadi Juara

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Senin, 04 Mei 2015 02:22 WIB
Courtois & Matic: Datang (Kembali), Main, dan Jadi Juara
Getty Images/Paul Gilham
London -

Roda nasib manusia siapa yang tahu dan itu berlaku untuk Thibaut Courtois serta Nemanja Matic. Sempat "terbuang", mereka lalu kembali, dan jadi elemen penting keberhasilan Chelsea menjuarai Premier League musim ini.

Setelah tiga tahun menjalani masa peminjaman yang luar biasa bersama Atletico dengan menghasilkan empat titel, Courtois dipanggil kembali oleh Chelsea musim panas lalu. Ini adalah musim perdananya berseragam 'Si Biru' setelah dibeli dari Genk pada tahun 2011.

Tak sulit untuk Courtois menggeser posisi Petr Cech dari singgasana yang sudah didudukinya sejak 2004. Penampilan bagus di atas lapangan sudah bikin Cech gusar dan sempat ingin pergi dari sana dan wajar jika Courtois jadi pilihan utama Jose Mourinho saat ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Total sudah 15 clean sheet dibuat oleh kiper asal Belgia itu musim ini termasuk di empat laga terakhirnya. Yang terbaru adalah saat membawa Chelsea menang 1-0 atas Crystal Palace di pekan ke-35 dan memastikan gelar juara Premier League musim ini terbang ke Stamford Bridge.

"Saya datang ke Chelsea untuk memenangi banyak titel juara dan hebat rasanya bisa memenangi di musim pertama. Sesi latihan akan berjalan lebih rileks dan menyenangkan. Lebih spesial mendapatkannya di depan fans sendiri. Mungkin jika Arsenal kalah besok, kami mungkin akan jadi juara di kandang sendiri dan itu tidaklah sama," tutur Courtois di BBC.

Tak cuma Courtois, Matic juga punya garis tangan yang sama dengan rekannya itu di Chelsea. Matic jadi bagian skuat Chelsea kala terakhir kali jadi juara musim 2009/2010. Tapi saat itu pemain Serbia tersebut bukanlah pilihan utama Carlo Ancelotti dan akhirnya dijual ke Benfica pada musim 2011 sebagai bagian dari transfer David Luiz.

Lalu penampilan okenya membuat Mourinho tak ragu meminta Chelsea mengeluarkan uang 21 juta poundsterling Januari tahun lalu untuk memboyongnya kembali. Matic pun langsung mendapat tempat di tim utama dan duetnya bersama Cesc Fabregas musim ini di posisi double pivot begitu krusial untuk Chelsea.

"Ini sangat spesial untuk saya. Saya bermain hampir di seluruh pertandingan dan saya turut bergembira untuk klub, fans, dan rekan-rekan setim. Kami masih punya tiga laga lagi dan sudah jadi juara," ujar Matic.

"Kemenangan ini sangat penting karena lebih baik untuk segera menuntaskannya ketika Anda punya kesempatan untuk itu," lanjutnya.

(mrp/mfi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads