Jose Mourinho menyebut, titel juara musim ini lebih sulit diraih dibandingkan dengan dua trofi Premier League sebelumnya. Namun, Mourinho justru menikmati tekanan seperti itu.
Sebelum membawa Chelsea menjuarai Premier League pada 2014/2015, Mourinho lebih dulu membawa The Blues menjadi juara pada 2004/2005 dan 2005/2006. Secara keseluruhan, gelar juara Premier League musim ini menjadi gelar juara liga kedelapannya selama berkarier sebagai manajer.
Konsistensi Chelsea musim ini memang tidak terbantahkan. Dalam 35 pekan, mayoritas mereka selalu duduk di posisi puncak. Mereka juga baru menelan kekalahan ketika liga sudah memasuki bulan Desember.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Buat saya, ini adalah raihan spesial, sebab saya bukanlah pria paling pintar untuk urusan memilih negara untuk berkompetisi dan klub. Saya malah memilih liga paling sulit di Eropa," ujarnya di situs resmi klub.
"Saya memilih klub di mana saya merasa bahagia sebelumnya."
"Saya senang memenangi gelar juara Premier League pada masa kedua saya di klub ini. Saya masih akan mencoba untuk memenanginya lagi. Saya baru akan berhenti jika sudah tidak ada tekanan untuk melakukannya lagi," kata Mourinho.
Chelsea memastikan diri menjadi juara setelah mengalahkan Crystal Palace 1-0, Minggu (3/5) malam WIB. Selisih 13 poin dengan pesaing terdekat, Manchester City, sudah tak mungkin lagi dikejar dengan tiga laga tersisa.
(roz/krs)










































