Buat The Red Devils, peran Fellaini belakangan mulai cukup vital. Dia bisa sebagai pemantul bola lewat sundulan kepalanya, sekaligus menjadi penentuk kemenangan dengan gol-golnya. Pemain asal Belgia itupun sudah menjadi starter dalam 11 laga terakhir di Premier League.
Satu bukti yang terbaru, Fellaini menjadi penentu kemenangan MU atas Crystal Palace dengan skor 2-1 pada akhir pekan lalu. Sundulannya menyambut umpan Ashley Young di Selhurst Park, mengantarkan 'Setan Merah' menggapai tiga poin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat Arsenal menyingkirkan MU di babak perempatfinal Piala FA pada 9 Maret lalu, Francis Coquelin disebut oleh Mertesacker bisa menjaga pergerakan Fellaini dengan baik. Arsenal pun bisa memenangi pertarungan di lini tengah.
"Francis bermain bagus di laga terakhir. Yang paling penting adalah duel di lini tengah, di sekitar Fellaini. Itu merupakan bagian penting dalam permainan mereka," kata Mertesacker di Sportsmole.
"Kami harus mencoba untuk mengontrol itu. Itu akan mudah. Mereka jelas ingin banyak menguasai bola."
"Bisakah kami membatasi itu? bisakan kami bisa merebut bola di tengah daerah permainan mereka? itulah yang kami lakukan di laga terakhir dan kami melakukannya dengan sangat baik," imbuhnya.
(cas/roz)











































