Masa depan Rodgers menjadi spekulasi menyusul kegagalan Liverpool meraih satu pun trofi musim ini. Padahal mereka sudah membelanjakan lebih dari 100 juta poundsterling untuk mendatangkan sekitar 10 pemain.
Tak cuma nirgelar, performa Liverpool jauh dari memuaskan dan mengundang kritik keras dari suporternya. Kian menyakitkan ketika mereka menuntaskan musim dengan dua kekalahan beruntun.
Setelah kalah 1-3 dari Crystal Palace pada laga kandang terakhirnya pekan lalu, Liverpool digilas 1-6 oleh Stoke City di partai pamungkas musim ini sekaligus kekalahan terbesar mereka di Premier League.
Hasil yang mana membuat posisi Rodgers di kursi manajer 'Si Merah' kian tak nyaman mengingat media-media Inggris sudah mulai memunculkan sejumlah nama untuk menggantikannya, seperti Juergen Klopp, Rafa Benitez, dan Frank de Boer.
Ditanya soal kelanjutan nasibnya di klub 18 kali juara Liga Inggris, Rodgers menyerahkan segala keputusan akhir di tangan pemilik klub dalam hal ini John W Henry. Sejak menangani Liverpool tiga tahun lalu, Rodgers belum menyumbang satu trofi pun meski sudah mengeluarkan uang lebih dari 200 juta pound.
"Saya selalu katakan bahwa jika pemilik klub ingin saya pergi, maka saya akan pergi. Tapi saya masih merasa saya bisa memberikan banyak hal di klub ini. Banyak yang terjadi musim ini yang membuat pekerjaan ini semakin sulit," tutur Rodgers di BBC.
"Performa hari ini benar-benar tidak membantu dan saya sangat sadar akan itu," sambung manajer asal Irlandia Utara itu.
(Mohammad Resha Pratama/Lucas Aditya)










































