Cech yang Penting untuk Kampanye Juara Arsenal

Cech yang Penting untuk Kampanye Juara Arsenal

Doni Wahyudi - Sepakbola
Selasa, 30 Jun 2015 10:45 WIB
Cech yang Penting untuk Kampanye Juara Arsenal
David Price/Arsenal FC via Getty Images
Jakarta -

Alex Ferguson pernah berucap kalau seorang kiper yang bagus akan berharga 15 poin dalam perebutan gelar juara Premier League. Meski sudah (sangat) terlambat, kedatangan Petr Cech bisa membantu Arsenal bertarung jadi juara musim depan.

Beberapa jam lalu Arsenal resmi memboyong Cech dari Chelsea. Kedua pihak sepakat untuk tidak mempublikasikan nilai transfer kiper internasional Republik Ceko itu, sementara durasi kontraknya disebut sebagai 'kesepakatan jangka panjang'.

Arsenal bisa dibilang tak pernah lagi punya kiper dengan label bintang setelah era David Seaman. Memang ada Jens Lehmann yang pernah mengantar Arsenal meraih status invincible di tahun 2004. Kiper asal Jerman itu merupakan yang paling mendekati keinginan Arsene Wenger sebagai pengganti Seaman, tapi setelah mengantar meraih trofi Premier League performanya merosot sementara perilakunya sering dianggap jadi pemicu masalah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cech diyakini merupakan kiper yang selama ini dicari Wenger, terlepas dari fakta kalau sang manajer memang sempat membidik pria 33 tahun itu pada tahun 2002 silam. Manuel Almunia, Lukasz Fabianski dan Wojciech Szczesny yang dalam beberapa musim terakhir mengawal gawang Arsenal tak pernah benar-benar memberikan rasa aman, dan pada akhirnya mereka tidak bisa mengamankan posisinya sebagai kiper utama di Emirates Stadium.

Di usianya yang sudah 33 tahun, masihkan Cech bisa menjanjikan banyak hal untuk Arsenal? Dan yang terpenting bisakah dia membantu The Gunners bersaing dalam perebutan gelar Premier League 2015/2016?

Bicara soal statistik, Cech malah lebih unggul dibanding dua kiper Arsenal, David Ospina dan Wojciech Szczesny.

Cech memang cuma bermain tujuh kali di Premier League musim lalu, tapi dari jumlah tersebut dia membuat 88,9% penyelamatan. Sementara Ospina membuat 80,7% penyelamatan dan Szczesny cuma mencatatkan 67,2 penyelamatan.

Dari tujuh pertandingan itu Cech juga membuat empat clean sheet (57,1%). Sebagai pembanding, Ospina membuat delapan clean sheet dari 18 penampilan (44,4%) dan Szczesny mencatat tiga clean sheet dari 17 pertandingan (17,6%).

Di musim yang baru saja tuntas, Cech juga sama sekali tidak membuat kesalahan yang berujung pada terciptanya attemp ke arah gawangnya. Di sisi lain Ospina membuat satu kesalahan dan Szczesny membuat enam kesalahan yang berujung attempt. Demikian dikutip dari Skysports.

Statistik lain dari Opta, dalam tiga tahun terakhir rasio penyelamatan Cech adalah 78%. Tidak ada kiper di Premier League punya nilai sebagus dia.

Selain angka-angka statistik, Cech juga membawa pengalaman berharga buat lini belakang Arsenal. Sepuluh tahun lebih di Stamford Bridge, dia telah memenangi banyak gelar: empat titel Premier League dan Piala FA, tiga gelar Piala Liga Inggris, serta masing-masing satu trofi Liga Champions dan Liga Europa.

Adakah Cech terlalu tua untuk Arsenal? Bisa jadi begitu. Tapi saat pindah dari Fulham ke Manchester United, Edwin van Der Sar punya usia satu tahun lebih tua. Dan semua orang tahu kalau si jangkung asal Belanda itu kemudian malah menjadi kiper terbaik Ferguson setelah dia ditinggalkan Peter Schmeichel. Jadi, untuk seorang kiper usia 33 tahun harusnya bukan masalah.

Cech akan menjadi pemain kedua di skuat The Gunners, setelah Danny Welbeck, yang tahu bagaimana rasanya mengangkat trofi juara Premier League. Pengalaman luar biasa banyak yang sudah dia punya bisa menjadi faktor yang selama ini sangat dicari Arsenal.






(din/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads