sepakbola

"Quadruple" Tetap Tak Mustahil

Terpopuler Jadwal Pertandingan Klasemen Liga Hasil Pertandingan Man of The Match Gila Bola Foto Video

"Quadruple" Tetap Tak Mustahil


- detikSepakbola

Jakarta - Jose Mourinho tidak meralat ucapannya beberapa waktu lalu bahwa meraih empat titel juara alias quadruple bukanlah hal mustahil buat sebuah tim."Untuk merengkuh empat gelar juara (dalam satu musim) sangat sangat sangat sangatlah berat, tapi bukannya tidak mungkin," demikian dikatakan Mourinho sebelum timnya, Chelsea, menyingkirkan Manchester United di babak semifinal Piala Liga Inggris.Filosofi tersebut tidak berubah di mata pelatih asal Portugal itu kendati The Blues sudah kehilangan kans itu musim ini. Semalam Chelsea dikandaskan Newcastle United di babak V Piala FA dengan skor tipis 1-0."Quadruple tidak mungkin? Saya tahu hal itu tidaklah mustahil karena saya pernah melakukannya. Tidak di Inggris memang, tapi sewaktu saya masih di Porto," tandasnya. Diingatkan Mourinho, dua tahun lalu Porto mampu menjuarai Piala UEFA, Piala Super Portugal, Liga Portugal, dan Piala Portugal. Tapi jika dibandingkan dengan kompetisi di Inggris, ia mengakui perlu perjuangan ekstra besar."Saya tahu hal itu sangatlah sukar, terutama di Inggris. Sungguh sungguh sulit karena meraih kemenangan di kompetisi domestik Inggris lebih susah, khususnya jika Anda tak punya kendali menentukan jadwal pertandingan."Kehilangan kans quadruple yang kecil itu mungkin masih bisa dibayar oleh satu rekor lain yang barangkali bisa dicapai. Rekor tersebut adalah menjadi juara liga dengan rata-rata gol kemasukan paling rendah di antara lima kompetisi Eropa paling populer (Inggris, Italia, Spanyol, Jerman, dan Prancis).Saat ini, setelah 27 pertandingan Chelsea baru kebobolan delapan gol alias rata-rata 0-30 per game. Rekor fantastis itu sudah berusia 35 tahun dan dipegang klub Italia Cagliari. Sewaktu meraih scudetto musim 1969-1970, klub tersebut hanya kebobolan 11 gol dari 30 partai alias rata-rata 0,37.
(a2s/)











Hide Ads