Pria Prancis berusia 65 tahun tersebut mulai menangani The Gunners pada Agustus 1996 lampau. Artinya, kurang lebih 13 bulan lagi Wenger akan genap 20 tahun menjadi peracik taktik Arsenal.
Namun demikian, sejauh ini Wenger rupanya belum memiliki hasrat untuk mengikuti jejak mantan manajer Manchester United Sir Alex Ferguson, yang pensiun sebagai manajer tahun 2013 lalu setelah 27 tahun membesut The Red Devils.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika kami bermain di markas United, Ferguson menemui saya. Kemudian saya bilang, 'Ayolah, memang kamu tidak merindukannya?'. Lalu ia mengatakan, 'Tidak'. Ia sudah merasa cukup."
"Ferguson datang ke setiap pertandingan. Tetapi ia juga punya (kegemaran terkait balap) kuda. Saya tak punya kuda," tutur Wenger.
Dalam kariernya di Arsenal, Wenger sudah mengantar klub London tersebut ke sejumlah gelar juara di antaranya tiga titel Premier League. Namun, sejak era Invincible musim 2003-04, ia belum pernah lagi bisa mengantar Arsenal berjaya di liga.
Komitmen Wenger di Arsenal juga diuji musim lalu ketika, setelah kekalahan atas Stoke, ia dikasari secara verbal oleh sejumlah suporter 'Gudang Peluru' dalam perjalanan pulang ke rumah.
"Saya punya banyak pengalaman dan pengalaman membantu mengantisipasi apa yang akan Anda hadapi. (Tapi) Saya tidak benar-benar menduga akan hal tersebut. Ada saja respons-respons yang di luar dugaan," ucapnya.
"Anda takkan menduga orang bakal menghina Anda di kereta. Sudah seperti itulah masyarakat sekarang ini dan Anda harus menerimanya," lanjut Wenger.
(krs/raw)










































