Sejak perginya Suarez pada musim panas tahun lalu, Liverpool kekurangan penyerang yang bisa diandalkan mencetak gol. Daniel Sturridge yang diharapkan bisa jadi ujung tombak, malah diganggu cedera sepanjang musim.
Maka tak mengejutkan jika produktivitas gol Liverpool menurun drastis. Jika saat menjadi runner-up pada musim 2013-2014 mereka mampu membuat 101 gol dalam satu musim, maka musim lalu cuma bisa mencetak 52 gol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tumpulnya lini serang membuat Liverpool menjadikan penyerang sebagai prioritas di bursa transfer. Maka mereka bergerak cepat meminang Danny Ings, penyerang muda potensial dari Burnley, yang habis masa kontraknya untuk setidaknya punya suntikan di sektor tersebut. Ings musim kemarin mampu membuat 11 gol dan bikin 4 assist dari 35 penampilan di Premier League.
Setelah mendapatkan Ings, tim Merseyside itu tak berhenti bergerak. Mereka kemudian mendatangkan Roberto Firmino dari Hoffenheim. Meski bukan berkarakter penyerang murni, Firmino diharapkan mampu mencetak banyak gol dan mengkreasikan banyak peluang. Musim kemarin di Bundesliga, pemain muda Brasil ini membuat tujuh gol dan mencetak 10 assist.
Nama penyerang terakhir yang direkrut adalah Benteke. Pemain 24 tahun ini jadi harapan besar Liverpool untuk mendulang gol. Besar, kukuh, dan cepat, penyerang internasional Belgia itu setidaknya sudah membuktikan dalam beberapa musim terakhir mampu bersaing dengan penyerang-penyerang top meski hanya bermain di tim kecil.
Dilansir BBC, sejak menjalani debut di Premier League pada September 2012, Benteke menempati urutan empat pencetak gol terbanyak di divisi ini dengan 42 gol. Dia hanya tertinggal dari Sergio Aguero (55 gol), Luis Suarez (53), dan Robin van Persie (44).
Secara keseluruhan, dia tampil 89 kali di Premier League. Selama periode itu Benteke mencetak 42 gol dan delapan assist. Rata-rata dia mencetak satu gol per 174,55 menit atau satu gol per 22,11 tembakan.
Secara rinci, 22 gol tercipta melalui kaki kanan yang merupakan kaki terkuatnya. Sementara 17 gol tercipta melalui sundulan kepala dan 7 gol lewat sepakan kaki kiri.
Dengan dukungan yang lebih baik di Liverpool, sangat memungkinkan Benteke bisa tampil lebih tajam. Tim besutan Brendan Rodgers sendiri punya sejumlah gelandang kreatif seperti Firmino, Philippe Coutinho, Adam Lallana, dan Jordan Henderson yang siap meladeni pemain kelahiran Kinshasa itu.
"Dia adalah seorang penyerang nomor sembilan yang brilian. Dia tidak akan butuh sekadar umpan silang masuk ke kotak penalti. Asalkan mendapatkan servis, dia akan mencetak gol," kata eks manajer Villa, Paul Lambert, kepada BBC.
"Itulah tipenya dan dalam permainan terbaiknya, dia susah diatasi. Saya ikut senang untuknya. Dia telah memantaskan diri untuk mendapatkan kepindahannya dan jika dia bisa melakukan apa yang saya pikir dia mampu, dia akan tampil bagus untuk mereka."
"Dia bakal harus mengatasi level harapan untuk menang di Liverpool. Ketika Anda berbicara dengan Christian, dia punya keyakinan besar pada dirinya untuk tampil baik," tambah pria yang membawa Benteke ke Inggris itu.
Benteke bakal diharapkan menjadi pengganti Suarez soal mencetak gol, yang saat ini bermain untuk Barcelona. Sepanjang tiga setengah musim bersama Liverpool, Suarez mampu mencetak 82 gol dalam 133 penampilan semua ajang.
(raw/rin)











































