Mourinho melontarkan tudingan semacam itu karena melihat Arsenal yang lebih banyak bertahan pada laga Community Shield di Wembley, Minggu (2/8/2015). Arsenal, yang biasanya tampil ofensif dengan mengandalkan operan dari kaki ke kaki dan kecepatan pemain-pemain mereka, memang lebih banyak menunggu kesempatan untuk melakukan serangan balik. Alhasil, Chelsea pun lebih mendominasi penguasaan bola.
Dengan cara bermain seperti itu, Arsenal keluar sebagai pemenang. The Gunners menang tipis 1-0 berkat gol Alex Oxlade-Chamberlain di babak pertama.
"Opini saya adalah tim yang bertahan dengan sangat baik, yang meninggalkan filosofi mereka di ruang ganti, mengubah sikap mereka, bermain dengan sembilan pemain di depan kotak penalti di sepanjang babak kedua, tidak kebobolan, dan mencetak satu gol, dari perspektif itu mereka pantas menang," kata Mourinho soal cara main Arsenal.
Apa tanggapan Wenger terkait komentar Mourinho di atas?
"Kami tidak meninggalkan apapun," tegas Wenger di situs resmi klub.
"Kami bertahan dengan baik. Permainan kami berdasarkan pada kebersamaan, pada solidaritas, serta bertahan dan menyerang dengan baik. Saya yakin bahwa kami bertahan karena mungkin ada sedikit hambatan psikologis di hadapan pemain-pemain saya," tuturnya.
"Mereka lebih memikirkan bagaimana caranya mempertahankan keunggulan atas Chelsea daripada menampilkan permainan menyerang. Kami harus menerima itu dan saya pikir itu tidak berarti meninggalkan filosofi Anda," tambah Wenger.
"Faktanya kami memang ingin memenangi pertandingan seperti itu. Saya cukup bangga dengan itu," kata dia.
(mfi/nds)











































