20 'Kuda Pacu' Premier League Mendekati Garis Start dan Siap Berderap

20 'Kuda Pacu' Premier League Mendekati Garis Start dan Siap Berderap

Kris Fathoni W - Sepakbola
Senin, 03 Agu 2015 12:55 WIB
20 Kuda Pacu Premier League Mendekati Garis Start dan Siap Berderap
Getty Images/Stanley Chou
Jakarta -

Premier League 2015-16 akan bergulir akhir pekan ini. Ada yang akan memburu gelar juara, ada yang membidik posisi di zona Eropa, ada pula yang sekadar bertekad bertahan untuk semusim berikutnya. Total 20 "kuda pacu" pun akan mulai berderap menuju misinya masing-masing.

Bercermin dari musim lalu, ketika pada awalnya ada sekitar lima sampai enam tim yang diprediksi berpotensi memperebutkan posisi empat besar, persaingan serupa tampaknya akan terulang lagi dan boleh jadi bertambah sengit.

Persaingan memperebutkan titel musim 2014-15 lalu relatif lebih banyak mempertontonkan persaingan antara Chelsea dengan Manchester City, sebelum The Citizens selaku juara bertahan saat itu mengalami penurunan performa di bulan Januari--membuat The Blues akhirnya jadi juara. Arsenal senantiasa menjadi tim yang harus diperhitungkan dan Manchester United lebih fokus untuk kembali ke Liga Champions. Sedangkan Liverpool, sepeninggal Luis Suarez, ketika itu masih berusaha keras melakukan pembenahan khususnya di lini depan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk musim ini, Chelsea, City, Arsenal, dan MU diprediksi sama-sama punya peluang untuk menjuarai Premier League dengan Liverpool juga diyakini punya potensi mendobrak ke empat besar, membuat persaingan akan lebih sengit.

"Chelsea sudah menjuarainya dan kita semua berpikir, 'United sudah pasti akan berusaha kembali (jadi juara), Manchester City juga, dan Arsenal pun demikian'. Bagaimana dengan Liverpool? Anda pikir mereka akan diam saja?" kata Thierry Henry, mantan penyerang Arsenal yang kini menjadi analis sepakbola untuk Sky Sports.

"City sudah pasti tak mau mengulangi hasil musim lalu, Arsenal takkan rela menambah puasa gelar juara di liga, United takkan menerima ketidakmampuan menjuarai liga setelah dua tahun beruntun. Bagaimana dengan Liverpool? Saya pikir kesemuanya akan mampu jadi penantang," tuturnya pertengahan bulan lalu.

Menilik langkah tim-tim tersebut di bursa transfer musim panas saat ini, kesemuanya relatif sudah berusaha menutupi kekurangan musim lalu sekaligus berupaya naik level.

Chelsea, yang musim lalu amat dominan dan cuma kalah dalam tiga pertandingan sepanjang musim, sedari musim lalu sudah terlihat punya kekuatan berimbang di seluruh lini. Kehilangan pemain macam Didier Drogba dan Petr Cech musim panas ini, The Blues pun setidaknya sudah mendatangkan pemain di posisi yang sama, Radamel Falcao dan Asmir Begovic, untuk membuat skuatnya tetap kuat dan tetap jadi "kuda favorit".

(Falcao, foto: Getty Images/Mike Hewitt)


Sementara itu City sudah merekrut Fabian Delph dan Raheem Sterling, sebagai pengganti setelah melepas beberapa pemain yang usianya lebih tua. Menarik untuk ditunggu bagaimana pemain 25 tahun dan 20 tahun itu akan berperan di skuat The Citizens nanti sebagai salah satu "kuda unggulan".

(Sterling, foto: Getty Images/Quinn Rooney)


Setelah musim lalu bergulat dengan perkara kiper yang dapat diandalkan, Arsenal sudah mendapatkan Petr Cech--kiper dengan pengalaman menjadi juara Premier League bersama Chelsea. Sejauh ini The Gunners juga dispekulasikan hendak menambah pemain di lini serang.

(Cech, foto: Getty Images/Shaun Botterill)


Hal serupa dilakukan MU, yang musim lalu lini tengahnya acapkali dinilai masih kurang tangguh karena kurangnya pelapis berkualitas. Kini telah datang Bastian Schweinsteiger dan Morgan Schneiderlin untuk mengisi sektor itu, ditambah dengan pemain bertahan Matteo Darmian, pemain ofensif Memphis Depay, dan kiper Sergio Romero. Ini membuat MU punya pelapis lebih baik nyaris di seluruh posisi.

(Schneiderlin, foto: Getty Images/Jonathan Daniel)


Sedangkan Liverpool juga tak kalah berstrategi di bursa transfer. Ada James Milner yang datang dan diharapkan bisa memperkuat lini tengah sepeninggal Steven Gerrard, juga Roberto Firmino di sektor yang sama, plus Christian Benteke dan Danny Ings demi mencari ketajaman. Juga ada Adam Bogdan, Joe Gomez, dan Nathaniel Clyne untuk menggantikan Brad Jones, Sebastian Coates, dan Glen Johnson. Hal ini membuat The Reds diprediksi sejumlah kalangan dapat menjadi "kuda hitam" dalam perebutan gelar juara.

(Benteke, foto: Action Images via Reuters / Alex Morton Livepic)


Di kubu Tottenham Hotspur, yang musim lalu finis kelima di atas Liverpool, menarik untuk disimak bagaimana perkembangan penyerang muda Harry Kane dalam membantu timnya berusaha mendobrak masuk ke empat besar atau mempertahankan posisi di zona Eropa. Sementara Southampton, yang musim lalu start dengan sip walaupun akhirnya cuma finis ketujuh, masih akan berusaha menganggu tim-tim yang lebih mapan.

Kompetisi musim ini juga akan diramaikan oleh Bournemouth yang seumur-umur baru kali ini hadir di Premier League. Klub debutan tersebut mendapatkan hak promosi bersama Watford dan Norwich City untuk menggantikan tempat dari Hull City, Burnley, dan Queens Park Rangers yang terdegradasi akhir musim lalu.

Bournemouth, Watford, dan Norwich, tentu berharap tak cuma sekadar lewat dan usahanya untuk bertahan di Premier League boleh jadi akan menghadapkan mereka dengan tim-tim seperti Newcastle United, Sunderland, Aston Villa, Leicester City, dan West Bromwich Albion yang musim lalu juga harus berjuang untuk menyelamatkan diri.

Jadi untuk para penggemar Premier League, mulai dari akhir pekan ini persiapkanlah diri lagi untuk kembali terlibat dalam perjalanan tim kesayangan sampai dengan tanggal 15 Mei 2016 mendatang ketika musim tuntas. Kisah itu bisa saja berakhir amat menyenangkan, cukup memuaskan, atau malah mengecewakan.

(krs/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads