Di Maria memecahkan rekor transfer pemain termahal di Inggris setelah didaratkan MU dari Real Madrid dengan tebusan 59,7 juta poundsterling. Sayang sekali, karier winger Argentina itu tidak sesuai harganya.
Sempat terlihat menjanjikan di awal musim 2014-15, Di Maria mengalami naik-turun sampai akhirnya tidak lagi dipilih sebagai pemain inti oleh manajer MU Louis van Gaal. Meskipun statistiknya tidak jelek-jelek amat: 4 gol, 12 assist dalam 33 penampilan di semua kompetisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Louis van Gaal menuntut tim-timnya untuk memainkan gaya tersendiri," nilai pemain legendaris Arsenal itu kepada TalkSPORT. "Itu sangat menuntut dan terstruktur dengan sangat baik."
"Kalau Anda seorang winger maka Anda harus terus di sayap, Anda tidak bisa menusuk Anda harus tetap di daerah Anda. Saya tahu sekali karena di Barcelona juga demikian, dengan cara Belanda dan cara Barca sangat mirip."
"Dari apa yang saya pahami, itulah mengapa Di Maria sulit beradaptasi karena dia tipe pesepakbola yang bermain dengan kebebasan. Anda harus membiarkan dia bermain dan itulah yang terlihat ketika dia di Real Madrid," lanjut Henry.
"Terkadang dia bermain di belakang striker, terkadang di kanan atau di kiri, dan terkadang dia tidak kembali. Anda tidak bisa melakukan hal itu di Manchester United karena terlalu terstruktur," imbuh dia. Demikian diwartakan Daily Express.
(rin/krs)










































