Kedatangan Christian Benteke ke Liverpool diiringi keraguan soal apakah dia bakal cocok dengan gaya main tim tersebut. Tapi, Benteke siap membuktikan anggapan tersebut salah karena kepala dan kakinya sama berbahayanya.
Benteke didatangkan dengan banderol 32,5 juta poundsterling dari Aston Villa musim panas ini. Dia jadi pembelian termahal kedua sepanjang sejarah klub Merseyside tersebut.
Total 49 gol selama tiga musim berseragam The Villans jadi alasan mengapa Liverpool ngotot mendatangkannya. Apalagi The Reds butuh striker haus gol untuk mengatasi kemandulan lini depan mereka musim lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu yang meragukan Benteke bakal sukses di Liverpool adalah eks manajernya di Villa, Tim Sherwood, yang menilai striker Belgia itu hanya cocok main di tim yang gemar memainkan crossing. Sementara itu Liverpool jadi tim dengan jumlah crossing minim musim lalu, hanya 17.
"Tidak mungkin dia pindah ke klub yang tidak suka melepaskan crossing," ujar Sherwood beberapa waktu lalu.
Ucapan itu sampai ke telinga Benteke yang lantas membantahnya dan siap membuktikan kalau dia pun juga mahir bermain bola bawah. Statistik yang ada pun mengatakan kalau Benteke juga bagus pada dua kakinya.
Squawka mencatat kalah dari total 41 gol Benteke selama tiga musim di Premier League, ada 22 gol dibuat dari kanan, 7 dari kaki kiri, dan 13 dari kepala. Ini artinya Benteke pun tak cuma mengandalkan tinggi badannya untuk bikin gol, tapi kedua kakinya pun sama berbahayanya.
"Saya tidak percaya itu dan saya pun mengatakan itu kepadanya. Saya berbicara padanya dan saya menjelaskan situasinya seperti apa. Saya katakan sepakbola sudah berubah dan saya bisa beradaptasi dengan sepakbola modern saat ini. Tidak hanya soal crossing," ujar Benteke di Telegraph.
"Saya pun bisa mencetak gol bukan dari sundulan. Saya katakan padanya bahwa saya tidak takut. Jika Liverpool membeli saya, maka mereka tahu bagaimana harus memainkan saya. Itulah mengapa saya datang ke sini - untuk menunjukkan bahwa kedua kaki saya pun sama berbahayanya," lanjutnya.
Lebih lanjut Benteke pun tak khawatir soal tekanan yang mengarah kepadanya, karena itu sudah jadi risiko bergabung dengan klub sebesar Liverpool.
"Saya rasa tekanan malah akan membuat saya mencetak lebih banyak gol. Di Aston Villa pun saya merasakan tekanan meski berbeda, namun saya juga bikin gol. Tekanannya saat ini adalah untuk terus berada di papan atas, sementara di Villa supaya tidak terdegradasi."
"Saya tahu saya bermain di klub besar, jadi saya akan mendapat tekanan lebih. Saya siap untuk tantangan ini," tutupnya.
(mrp/krs)










































