Hal itu merupakan opini dari Harry Redknapp, mantan manajer Spurs yang juga segudang pengalaman menangani klub-klub di tanah Inggris, mengomentari kans kepindahan Berahino dari West Brom ke Spurs yang sudah meramaikan pemberitaan belakangan ini.
Spurs setidaknya sudah mendapati dua tawarannya meminang pemain 22 tahun tersebut ditolak oleh West Brom yang merupakan klub tempatnya bernaung pada saat ini. Redknapp sendiri menyebut bahwa itu bak permainan kartu saja dan akhirnya Berahino akan hijrah ke Spurs.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jeremy Peace memegang seluruh kartu penting di situasi itu karena Tottenham benar-benar butuh penyerang--Berahino adalah target mereka jadi saya pikir kesepakatan akan terwujud sebelum penutupan bursa transfer. Segalanya mungkin akan terlaksana dengan pemain di balik layar, ia bahkan mungkin sudah dapat gambaran di mana akan tinggal. Yang ada sekarang tinggal permainan saling gertak antara dua chairman, yang berusaha mendapat perjanjian terbaik untuk masing-masing klubnya."
"Dalam hal ini, dan dalam kasus Everton dengan John Stones, kartu-kartu penting dipegang oleh klub-klub yang memiliki pemain tersebut karena keduanya amatlah diinginkan klub lain dan sudah pasti klub pemilik mereka akan berusaha mendapat tambahan 1 atau 2 juta lagi."
"Spurs saat ini butuh tambahan pemain dan Berahino tak diragukan lagi merupakan pemain muda yang bagus. Saya pikir itu akan jadi kesepakatan bagus untuk kedua klub dan saya pikir Tony Pulis pun tidak akan sedih-sedih amat kehilangannya. Ia masih punya penyerang lain di klub dan ia akan cukup senang mendapat tambahan uang daripada pemain yang sudah tak lagi betah di timnya," tutur Redknapp.
(krs/nds)










































