sepakbola

John Stones Diprediksi Bisa Sehebat Rio Ferdinand

Terpopuler Jadwal Pertandingan Klasemen Liga Hasil Pertandingan Man of The Match Gila Bola Foto Video

John Stones Diprediksi Bisa Sehebat Rio Ferdinand


Kris Fathoni W - detikSepakbola

Reuters/Andrew Yates
Reuters/Andrew Yates
London - John Stones, bek muda Everton yang sedang didekati Chelsea, dapat penilaian tinggi dari mantan bintang Liverpool Dietmar Hamann. Stones disebut punya talenta besar yang bahkan membuat Hamann teringat mantan bek termahal se-Inggris Raya, Rio Ferdinand.

Stones, yang baru berusia 21 tahun, saat ini sedang santer dikaitkan dengan Chelsea. Kabarnya The Blues siap menebusnya dengan harga 40 juta poundsterling.

Pada masanya dulu Ferdinand juga pernah membuat Leeds United, lalu Manchester United, harus merogoh kocek dalam-dalam untuk menggaetnya. Predikat bek termahal Inggris Raya pun sempat disandang pemain yang pernah jadi tembok tangguh tim nasional Inggris itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"John Stones punya bakat besar, seorang pemain bagus dan aku senang menyaksikannya bermain," kata Hamann seperti dikutip talkSPORT.

"Ia mengingatkanku akan Rio Ferdinand ketika ia mulai di West Ham dan kemudian ke Leeds. Ia terlihat nyaman dengan bola, pengamatannya bagus, teknis bagus, ia tangguh dan cepat. Ia terlihat sarat potensi," lanjutnya.

Hamann, yang namanya menjulang bersama Bayern Munich sebelum kemudian untuk Liverpool, juga percaya Stones punya kemampuan untuk jadi sebagus Ferdinand di masa depan. Apalagi jika pindah ke klub sebesar Chelsea. Itu mengapa nilai transfer besar yang kabarnya siap digelontorkan Chelsea untuk Stones pun disebut Hamann sebagai sesuatu yang relatif.

"Tentu saja ia bisa (sehebat Ferdinand), tak ada alasan untuk percaya sebaliknya. Jika ia pergi ke Chelsea maka ia bisa berkembang sedikit lebih cepat karena ia akan tampil dengan para pemain yang lebih bagus, bermain melawan pemain yang lebih oke, dan tampil di Liga Champions," ucap Hamann.

"Uang 40 juta poundsterling terlihat banyak sekali, tapi memang begitu pasarnya saat ini. Jika perjanjian televisi naik lagi dalam dua tahun atau berikutnya, harga tersebut justru bisa terlihat murah," sebutnya.





(krs/mrp)











Hide Ads