sepakbola

Taktik dan Kebijakan Transfer Van Gaal Dikritik

Terpopuler Jadwal Pertandingan Klasemen Liga Hasil Pertandingan Man of The Match Gila Bola Foto Video

Taktik dan Kebijakan Transfer Van Gaal Dikritik


Okdwitya Karina Sari - detikSepakbola

John Peters/Man Utd via Getty Images
John Peters/Man Utd via Getty Images
London - Permainan Manchester United di musim keduanya dalam arahan Louis van Gaal belum juga menjanjikan. Legenda sepakbola Inggris Alan Shearer mengkritik keras pelatih kawakan asal Belanda itu.

Memasuki musim keduanya Van Gaal kini dituntut mengantar MU berprestasi setelah mencapai target minimum dengan finis keempat di Premier League 2014-15. Pada awal musim ini, MU mencatatkan hanya sekali kalah di enam pertandingan pertamanya.

Terlepas dari sukses menembus putaran utama Liga Champions, performa MU di kompetsi domestik jauh dari kata memuaskan. The Red Devils hanya bisa mencetak tiga gol dalam empat laga liga, bahkan salah satunya terbantu dengan gol bunuh diri pemain lawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akhir pekan ini, ujian nyata MU hadir saat ditantang Liverpool di Old Trafford. Menurut Shearer, Van Gaal wajib membawa timnya memenangi duel itu.

"Saya kira Van Gaal wajib memenangi pertandingan itu," tulis Shearer dalam kolomnya di The Sun, yang dikutip Telegraph. "Dia sudah meminta waktu lebih banyak bagi timnya untuk membaur, bagi para pemain muda untuk berkembang, dan seterusnya. Saya takut waktunya sudah habis -- waktunya adalah sekarang."

"Anda tidak bisa mengatur banyaknya perubahan yang sudah dibuatnya, didukung dengan dana ratusan juta, kemudian mengklaim Anda adalah korban karena butuh waktu untuk membaur. Padahal itu tugas dia untuk membentuk sebuah tim dan saya menilai semusim adalah waktu yang banyak untuk ukuran sebuah klub seperti Manchester United."

"Permainan Van Gaal yang membosankan dan fungsional akan terlihat baik-baik saja apabila Anda mendapatkan hasil. Tapi apabila dilihat dari 10 pertandingan terakhir liga musim lalu, mereka hanya mendapatkan tiga kemenangan, tiga seri, dan tiga kekalahan (MU menang empat kali, seri dua kali, tiga kalah).

Kebijakan transfer Van Gaal juga menjadi sorotan Shearer. Setelah gagal mendapatkan Pedro, Neymar, dan Thomas Mueller, MU malah mendatangkan Anthony Martial dari AS Monaco, penyerang muda Prancis yang belum teruji.

"Beberapa percobaan dia untuk mengubahnya di bursa musim panas ini membingungkan. Dia memasang Adnan Januzaj di empat pertandingan musim ini lalu meminjamkan dia. Dia bilang kepada Javier Hernandez bahwa si pemain punya kesempatan kedua, tapi kemudian malah menjualnya," lanjut Shearer.

"Lalu datangkan seorang remaja yang relatif belum teruji dalam sosok Anthony Martial, yang kini dibebani dengan ekspektasi tinggi setelah kesepakatan yang memakan biaya sebesar 57,6 juta pound."

"CV Van Gaal telah memberikan dia waktu yang tidak didapatkan David Moyes. Tapi hasil buruk pada hari sabtu nanti (melawan Liverpool) akan menciptakan banyak pertanyaan," demikian Shearer.


(rin/krs)











Hide Ads