Gerrard: Ini Hari Buruk Saya
Senin, 28 Feb 2005 07:39 WIB
Jakarta - Bikin gol bunuh diri di partai final sehingga timnya kalah tentulah mengerikan buat seorang pemain, termasuk kapten Liverpool Steven Gerrard.Di menit 80, dalam laga final Piala Liga Inggris antara Liverpool versus Chelsea, ia mencoba menghalau bola lambung hasil tendangan bebas Paulo Ferreira. Tapi sial, bola mencelat ke pojok kiri gawang dan sulit dikejar Jerzy Dudek.Gol bunuh diri tersebut membuat keunggulan Liverpool buyar dan Chelsea menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Di babak perpanjangan waktu Chelsea mencetak dua gol lagi dan menang 3-2."Kalah di final dan membuat gol bunuh diri adalah hari buruk buat saya," ujar Gerrard. "Tapi sekarang saya tetap akan menatap pertandingan selanjutnya."Ia menambahkan, Liverpool sudah berupaya mempertahankan keunggulannya dan nyaris berhasil di sisa 15 menit, tapi gagal juga. "Chelsea bisa mengejar dan mereka memang pantas menang."Pelatih Rafael Benitez juga tidak menyalahkan Gerrard atas gol tersebut. "Gol seperti itu bukanlah masalah satu pemain, tapi seluruh anggota tim,"β kata pelatih asal Spanyol itu.Benitez tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya karena tidak bisa memenangkan pertandingan. Tapi ia tetap menghargai kerja keras para pemainnya."Melawan tim seperti Chelsea kita harus mengontrol kecepatan dan mencoba melakukan serangan balik yang bagus. Kami telah melakukan hal itu. Jika anda pnya dua atau tiga kesempatan emas, berarti anda telah melaksanakan pekerjaan anda itu. Tapi anda juga butuh luck untuk mencetak gol dan menyelesaikannya."Berbeda dengan pelatih Chelsea Jose Mourinho yang langsung dapat tropi juara di musim pertamanya di Inggris, Benitez terancam bertangan hampa. Liverpool sudah gugur di Piala FA dan takkan mungkin menjuarai Premiership Satu-satunya kesempatan tinggal di Liga Champions, di mana The Reds masih bertahan di babak 16 besar. (a2s/)











































