Bukan Aguero, Bukan Juga De Bruyne, tapi Iheanacho

Bukan Aguero, Bukan Juga De Bruyne, tapi Iheanacho

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Minggu, 13 Sep 2015 00:41 WIB
Bukan Aguero, Bukan Juga De Bruyne, tapi Iheanacho
Getty Images/Mike Hewitt
London -

Manchester City sukses meneruskan start sempurnya musim ini usai mengalahkan Crystal Palace. Namun, bukan Sergio Aguero atau Kevin De Bruyne, yang mencuri perhatian melainkan bocah 18 tahun bernama Kelechi Iheanacho.

Memenangi empat laga pertamanya tanpa sekalipun kebobolan, City dalam kondisi bagus menyambangi Selhurst Park, Sabtu (12/9) malam WIB, untuk menghadapi tuan rumah Palace, tim yang sama-sama berada di empat besar.

Laga ini juga terbilang menyedot perhatian mengingat City membawa pemain termahalnya yang baru dibeli musim panas ini, De Bruyne, yang harus berada di bangku cadangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aguero masih diandalkan di lini depan untuk jadi juru gedor City. Namun, nasib sial menghampirinya ketika di menit ke-25 dia terkapar di lapangan memegangi lutut dan harus digantikan De Bruyne. Inilah momen yang dinanti-nantikan oleh para fans City melihat bintang barunya bermain.

Sepanjang 65 menit di atas lapangan, De Bruyne belum membuat aksi memukau. Hanya satu shot dilepaskan oleh pesepakbola Belgia itu dan ada satu umpannya nyaris berbuah gol di menit ke-33, andaikan tembakan Wilfried Bony tak ditepis Alex McCarthy.

City nyaris frustrasi menjebol jala Palace hingga di menit ke-90, gemuruh terjadi di sektor tribun suporter tim tamu. Ada seorang pemain City yang bikin gol namun nama itu mungkin terdengar asing untuk mereka, bukan Yaya Toure, bukan pula De Bruyne yang diharapkan mampu menjadi pembeda.

Tapi, Iheanacho-lah yang mencuri perhatian di laga tersebut ketika dia dengan cepat menyontek bola rebound tembakan Samir Nasri yang ditepis McCarthy. Gol tersebut terjadi hanya beberapa detik setelah dia masuk menggantikan Bony.

Gol yang memberikan tiga poin untuk City dan artinya mereka masih mempertahankan start sempurna, lima kemenangan dari lima laga, bikin 11 gol dan belum kebobolan sekalipun. Puncak klasemen pun aman di tangan dengan keunggulan 11 poin dari Chelsea yang terpuruk di papan bawah.

Iheanacho jadi pahlawan di penampilan keduanya bersama tim senior, setelah dua pekan lalu tampil sebagai pengganti juga di laga melawan Watford. Musim ini jadi berkah untuk Ineanacho menyusul kepergian sejumlah striker Chelsea, dialah jadi deputi penyerang ketiga di bawah Aguero dan Bony.

Iheanacho sendiri baru berumur 18 tahun dan berasal dari Nigeria. Dia sudah ikut dua kali tur musim panas City sejak tahun lalu, namun belum bisa bermain di Premier League karena persoalan izin kerja.

Kini, Iheanacho bakal jadi raja semalam untuk City, dia berhak memilih lagu yang diputar di bus tim sepanjang perjalanan pulang dan tak perlu lagi duduk di depan bersama sang manajer, Manuel Pellegrini.

"Saya senang bisa mencetak gol seperti itu. Palace adalah tim hebat tapi kami juga tim yang kuat. Saya berharap bisa memberikan yang terbaik untuk tim. Tidak mudah karena banyak pemain hebat di sini tapi saya harus bekerja keras dan saya akan mendapatkan itu. Kami lebih kuat musim ini dan kami bisa melaju lebih jauh," ujar Iheanacho seperti dikutip Sky Sports.

(mrp/nds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads