Kritik terhadap Rodgers dari dua mantan pemain yang kini menjadi analis dan pundit tersebut muncul seiring kekalahan 1-3 yang diderita Liverpool dari Manchester United--klub yang pernah dibela Neville--pada akhir pekan.
"Dalam beberapa tahun terakhir ada saran agar mereka bisa tampil lebih rigid, tapi sepertinya sekarang taktik mereka malah menuju arah berbeda," kata Neville dalam acara Monday Night Football yang dikutip Daily Star.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika seluruh pemain depan Liverpool ingin memburu bola, siapa yang akan berlari ke ruang kosong di belakang pertahanan? Jika tidak ada yang melakukannya maka akan jadi mimpi buruk (untuk Liverpool)," analisisnya.
Carragher, yang bermain di bawah arahan Rodgers pada musim 2012-13 sebelum mengumumkan pensiun, juga tak yakin para pemain baru cocok dengan skema 4-3-3 kesukaan si peracik taktik.
"Liverpool harus bermain dengan dua penyerang, terlepas dari sistem apa yang hendak mereka pakai karena mereka tidak membuat gol yang cukup. Saya pikir penyerang yang ditempatkan di posisi melebar adalah cara agar Liverpool bisa melangkah maju," ujar Carragher.
"Saya ingin melihat Sturridge bermain di posisi itu tapi terkadang ia harus diberi instruksi khusus agar bisa melengkapi pemain lain karena kurangnya gol saat ini amatlah merugikan Liverpool," sebutnya.
[Baca juga: Rodgers Diminta Segera Tinggalkan Formasi 4-3-3]
Liverpool sudah menjalani lima laga di Premier League dengan hasil dua kemenangan, satu kali seri, dan dua kekalahan. The Reds total sudah mencetak tiga gol dan kemasukan enam gol. Dari tiga gol yang sudah dibuat, dua dicetak Christian Benteke dan satu lainnya dari Philippe Coutinho.
(krs/cas)











































