Kane, lulusan akademi Tottenham Hotspur, jadi bintang pada musim lalu lewat 31 gol yang dicetaknya. Dari bukan siapa-siapa, dia pun langsung melejit menjadi salah satu striker paling top di Premier League. Pintu timnas Inggris pun secara otomatis terbuka untuknya.
Namun, aliran gol Kane pada musim ini tak selancar musim lalu. Dalam delapan laga kompetitif pertama Spurs pada musim 2015/2016, striker berusia 22 tahun itu tak sekali pun menjebol gawang lawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kane berharap golnya itu cukup untuk membungkam para pengkritiknya. Dia juga siap membuktikan bahwa dirinya tak akan cemerlang di satu musim saja.
"Mungkin saya membungkam sebagian orang yang sudah bicara dalam beberapa pekan terakhir. Baru tujuh pertandingan dan sejumlah orang sudah bilang 'one-season wonder'," tutur Kane seperti dikutip Soccerway.
"Orang-orang bisa menilai saya di akhir musim. Saya harus tetap fokus, tapi bagus bisa mencetak gol," tambahnya.
"Ketika Anda mencetak gol seperti musim lalu, itu jadi seperti obat-obatan dan ketika seseorang mengambilnya dari Anda, Anda ingin mengambilnya balik. Anda ingin mencetak gol lagi dan rasanya menyenangkan bisa mencetak gol lagi," kata Kane.
(mfi/krs)










































