Everton dan Liverpool sesungguhnya adalah saudara kandung. Maka dari itu, jangan heran jika di tengah hangat-hangatnya derby, tetap saja ada aroma kedekatan terjalin.
Sekitar setahun silam, di ujung bulan Januari 2014, detikSport sempat menyaksikan sendiri dan merasakan sendiri atmosfer derby Merseyside. Hangatnya derby mengalahkan cuaca dingin Liverpool yang kala itu akrab diguyur hujan.
Reklame mengenai pertandingan itu sudah terpajang di beberapa sudut kota. Stasiun televisi yang menyiarkan juga mengambil untung dengan memasang iklan bertuliskan "More Than 3 Points at Stake." Koran lokal juga tidak mau kalah dengan menyajikan berbagai macam pratinjau dan komentar-komentar pemain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati suasananya sedemikian serius, dan sudah pasti fans di stadion saling bertukar seruan, derby Merseyside adalah derby yang ramah untuk ditonton langsung oleh keluarga. Bagaimana tidak, sudah jamak sebuah rumah dihuni oleh keluarga yang terbelah --sebagian pendukung Liverpool, sebagian pendukung Everton.
Jangan heran juga jika ada pemain atau eks pemain Liverpool adalah penggemar Everton pada masa kecilnya. Jamie Carragher pernah jadi penggemar Everton, demikian pula Michael Owen, Robbie Fowler, dan Steve McManaman.
Oleh karenanya, meski ada tensi di tengah derby, atmosfer derby Merseyside lebih cocok digambarkan dengan kata "hangat" ketimbang "panas". Setahun silam, meski pendukung Liverpool tidak henti-hentinya meledek pendukung Everton yang bertandang ke Anfield, keamanan tetap terjaga. Persaingan hanya terjadi di atas lapangan dan sepanjang pertandingan.
[Baca Juga: Derby Merseyside: Jangan Belah Kota Kami]
Soal atmosfer unik ini sendiri juga diakui oleh kiper Everton, Tim Howard. Howard, yang sudah membela Everton sejak 2006, menggambarkan atmosfer derby ini dengan satu kata: Elektrik.
"Derby seperti ini selalu menjadi darah dan gemuruh, dan selalu menjadi pertandingan yang mengasyikkan. Tidak ada yang berubah semenjak saya tinggal di kota ini. Derby ini berarti penting buat kota ini, entah bagi yang Merah atau yang Biru, dan ini juga berarti penting buat para pemain."
"Atmosfernya elektrik, tidak ada yang bisa menyamai," ujar kiper asal Amerika Serikat itu di situs resmi Everton.
Howard sendiri bermimpi bisa mengundang keluarganya untuk melihat langsung derby Merseyside. Tetapi, sampai saat ini, niat itu belum kesampaian.
"Beberapa keluarga saya belum pernah menyaksikannya langsung. Padahal saya selalu menceritakannya kepada mereka. Saya harap, mereka bisa datang menyaksikan dalam beberapa tahun ke depan, sebelum saya pensiun," kata kiper berusia 36 tahun ini.
(roz/mfi)











































