Chelsea tampil lesu kala menghadapi Southampton di Stamford Bridge. Lini belakang yang keropos serta minimnya kreasi dari tengah membuat Chelsea takluk 1-3 dari Soton.
Bagi Chelsea, itu adalah kekalahan keempat mereka di Premier League musim ini dan kekalahan kedua mereka di kandang. Kekalahan pertama di kandang musim ini didapatkan The Blues dari Crystal Palace. Kala itu, mereka takluk 1-2.
Chelsea boleh mendominasi pertandingan di babak pertama, dan sempat unggul 1-0 lebih dulu lewat gol Willian, namun Soton membalikkan keadaan lewat tiga gol yang diciptakan oleh Steven Davis, Sadio Mane, dan Graziano Pelle. Pelle tampil apik dengan torehan 1 gol dan 2 assist pada laga ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lini belakang Chelsea juga buruk dengan seringnya pemain-pemain mereka kalah berduel satu lawan satu dengan pemain Soton. Sampai pertandingan ini, gawang Chelsea sudah kebobolan 17 gol di liga. Sementara, lini depan mereka baru menghasilkan 12 gol.
Sampai peluit panjang dibunyikan, Chelsea tak mampu menyamakan kedudukan. Skor 3-1 untuk kemenangan Southampton bertahan. Dengan hasil ini, Chelsea berada di posisi ke-16 dengan koleksi nilai 8. Sementara, Soton duduk di posisi kesembilan dengan koleksi nilai 12.
Jalannya Pertandingan
Pada pertandingan yang berlangsung Sabtu (3/10) malam WIB, manajer Chelsea, Jose Mourinho, kembali memasukkan John Terry ke dalam starting XI. Terry diduetkan dengan Gary Cahill sebagai palang pintu. Sementara, Branislav Ivanovic --yang belakangan disorot lantaran performanya menurun-- tetap dipercaya sebagai bek kanan.
Chelsea langsung menekan pertahanan Soton sejak awal. Namun, belum bisa masuk ke kotak penalti Soton di sekitar lima menit pertama. Soton sempat membalas lewat serangan balik. Namun, umpan panjang yang dilepaskan kepada Dusan Tadic gagal lantaran Tadic berada dalam posisi offside.
Pada menit ke-10, Chelsea mendapatkan tendangan bebas di sisi kiri setelah Eden Hazard dilanggar oleh Oriol Romeu. Willian pun maju menjadi eksekutornya.
Tendangan bebas Willian melengkung dan mengarah ke tiang jauh. Kendati kiper Soton, Maarten Stekelenburg, sudah melompat untuk menjangkau bola, ia tetap gagal menghalaunya. Chelsea unggul 1-0 dan buat Willian, ini adalah gol keduanya dalam dua laga terakhir di Premier League. Pada laga melawan Newcastle United pekan sebelumnya, ia juga sukses menciptakan gol lewat tendangan bebas.
Setelah gol tersebut, Chelsea mendominasi penguasaan bola. Namun, mereka kesulitan untuk masuk ke dalam kotak penalti Soton. Eden Hazard sempat mencoba peruntungan dengan melepaskan sepakan dari luar kotak penalti. Namun, sepakannya mengarah tepat ke tangkapan Stekelenburg.
Soton sempat dua kali mengklaim bahwa mereka layak mendapatkan penalti. Yang pertama ketika kostum Virgil van Dijk ditarik oleh Ivanovic, sedangkan yang kedua ketika Sadio Mane ditekel oleh Ramires. Namun, wasit menilai bahwa Mane menjatuhkan diri, bukannya dilanggar.
Soton, di sisi lain, bermain sabar dengan banyak melepaska umpan panjang. Menjelang akhir babak pertama, mereka sempat mendapatkan kans lewat umpan silang Victor Wanyama yang nyaris berbelok ke gawang Chelsea. Beruntung bagi Chelsea, Asmir Begovic sigap dengan menepis bola ke luar lapangan.
Pada menit ke-43, Soton akhirnya menyamakan kedudukan. Gol bermula dari umpan panjang dari sisi kanan yang diarahkan kepada penyerang mereka Graziano Pelle. Tanpa buang waktu, Pelle langsung membelokkan bola ke arah Steven Davis yang masuk dari lini kedua. Davis lantas melepaskan sepakan first-time tanpa bisa dihalau Begovic.
Sebelum babak pertama berakhir, Chelsea mendapatkan tendangan bebas tak jauh dari kotak penalti Soton. Lagi-lagi, Willian menjadi eksekutornya. Namun, tendangan Willian kali ini membentur pagar pemain. Skor 1-1 bertahan sampai babak pertama selesai.
Di awal-awal babak kedua, Soton sempat mengancam ketika Mane lolos dari jebakan offside. Namun, dua kali tembakannya dari dalam kotak penalti gagal. Tembakan pertamanya diblok oleh Begovic, sedangkan sepakan keduanya membentur bek lawan. Soton mulai percaya diri menekan pertahanan Chelsea.
Pada menit ke-56, Chelsea sempat mengancam lewat Radamel Falcao. Menerima umpan terobosan, penyerang asal Kolombia itu berhadapan satu lawan satu dengan Stekelenburg. Falcao kemudian terjatuh, tetapi Stekelenburg mengklaim bahwa ia sama sekali tak menyentuh Falcao. Falcao pun mendapatkan kartu kuning lantaran dinilai menjatuhkan diri.
Pada menit ke-59, malah Soton yang mencetak gol kedua. Mane, yang menerima umpan terobosan Pelle dari tengah, langsung berhadapan dengan Begovic usai memenangi perebutan bola dengan John Terry. Sepakan Mane, meski sempat mengenai Begovic, membobol gawang Chelsea. 2-1 untuk Soton.
Pertahanan Chelsea benar-benar rapuh, dan ini kembali terlihat pada gol ketiga Soton yang tercipta pada menit ke-73. Soton dengan cepat melakukan serangan balik ketika The Blues kekurangan jumlah pemain di lini pertahanan. Dengan sigap Mane memberikan umpan terobosan ke kanan, tempat di mana Graziano Pelle berada. Dengan tenang, Pelle kemudian menyelesaikannya dengan sepakan datar kaki kanan. 3-1.
Mourinho sempat merespons dengan memasukkan Loic Remy dan Pedro Rodriguez. Nemanja Matic, yang baru masuk di awal babak kedua, ditarik ke bench. Kendati demikian, Chelsea tetap kesulitan mengkreasikan peluang bersih.
Pada akhirnya, skor 3-1 bertahan sampai peluit panjang dibunyikan.
Susunan Pemain
Chelsea: Begovic, Ivanovic, Cahill, Terry, Azpilicueta, Fabregas, Ramires (Matic 46, Remy 73), Oscar, Willian (Pedro 64), Hazard, Falcao.
Southampton: Stekelenburg, Soares, Fonte, van Dijk, Bertrand, Davis, Wanyama, Romeu (Ward-Prowse 46), Tadic (Rodriguez 78), Mane (Yoshida 89), Pelle.
(roz/krs)











































