Di awal musim ini, Giroud-lah yang jadi pilihan utama Wenger di lini depan, tapi hanya sebanyak tiga pertandingan. Setelah itu Giroud dibangkucadangkan karena performanya menurun meski sudah mencetak satu gol.
Kemudian giliran Walcott yang dipasang sebagai starter sejak laga pekan keempat melawan Newcastle United hingga terakhir kala mengalahkan Bayern Munich 2-0.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu bagaimana Giroud? Meski cuma berstatus sebagai pelapis Walcott, striker Prancis itu tetap tajam dengan torehan empat gol.
Hal inilah yang lantas membuat Wenger teguh pada keyakinannya untuk terus merotasi kedua penyerangnya demi menjaga kondisi fisik keduanya, mengingat satu tempat di lini depan sudah pasti jadi milik Alexis Sanchez.
Dengan jadwal yang pada di akhir tahun nanti, kebugaran para pemain depannya jadi kunci penting bagi perjalanan Arsenal.
"Anda harus tampil oke di laga-laga besar di kandang. Kami ingin menampilkan performa yang sama lagi," ujar Wenger dalam jumpa pers jelang laga kontra Everton.
"Kami selalu merasa diuntungkan dengan faktor di luar klub ini. Kami selalu bersama-sama meski kadang hasilnya tidak sesuai yang diinginkan," sambungnya seperti dikutip Soccerway.
"Yang paling penting adalah mereka (Walcott dan Giroud) selalu mencetak gol."
"Anda harus terima kalau tidak ada satupun klub di dunia yang bakal memainkan striker yang sama sepanjang musim."
"Anda sedikit ngenyek ketika bilang bahwa Walcott bermain sendiri. Sanchez juga bermain di depan. Benar bahwa formasi kami bukan 4-4-2 tradisional. Tapi Sanchez bermain lebih dekat dengan formasi 4-4-2 tradisional," tutupnya.
(mrp/din)











































