Bursa Taruhan: Mourinho Difavoritkan Akan Dipecat

Bursa Taruhan: Mourinho Difavoritkan Akan Dipecat

Lucas Aditya - Sepakbola
Senin, 26 Okt 2015 14:09 WIB
Bursa Taruhan: Mourinho Difavoritkan Akan Dipecat
Reuters
London -

Jose Mourinho masih belum bisa membawa Chelsea tampil bagus di musim ini. Dia pun menjadi favorit manajer yang akan kehilangan pekerjaan di mata para petaruh.

Liga Inggris musim ini sudah menelan korban. Ada dua manajer yang sudah kehilangan pekerjaannya, dan satu lainnya mengundurkan diri.

Brendan Rodgers menjadi manajer pertama yang dipecat. Dia kehilangan pekerjaannya pada 4 Oktober lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, Aston Villa menjadi tim kedua yang memecat manajernya. The Villans membebas tugaskan Tim Sherwood dari tanggung jawabnya, Minggu (25/10/2015).

Mourinho yang baru mengantarkan Chelsea memetik tiga kemenangan dalam 10 laga Liga Inggris berada di posisi teratas bursa taruhan William Hill sebagai manajer yang akan dipecat.

Chelsea saat ini ada di posisi 15 klasemen dengan raihan 11 poin. Dalam laga lainnya, The Blues menorehkan dua hasil imbang dan lima kekalahan ini.

Mourinho ada di koefisien 5/4 sebagai manajer yang dijagokan akan dipecat. Arsitek Newcastle United, Steve McClaren ada di posisi kedua dengan koefisien 6/1. Sementara itu, manajer Swansea City, Gary Monk, ada di posisi terakhir dengan catatan koefisien 8/1.

"Mourinho benar-benar dalam bahaya dia bisa ditendang keluar, dia harus membuat perubahan dan dilakukan dengan segera," ujar juru bicara William Hill, Rupert Adam.

Andai memecat The Special One, Chelsea harus menyiapkan uang sebesar 37 juta poundsterling atau senilai Rp 814,2 miliar sebagai kompensasinya.

Chelsea sendiri terkenal sebagai klub yang sering membuang uang untuk memecat pelatih. Mereka harus merogoh kocek sebesar 12,6 juta poundsterling (Rp 273,5 miliar) saat memecat Luiz Felipe Scolari, membayar 12 juta pounds (Rp 260,6 miliar) saat memecat Andre Villas Boas, dan membayar sebesar enam juta poundsterling (Rp 130,3 miliar) saat memecat Carlo Ancelitti.

(cas/rin)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads