Joe Gomez dan Danny Ings sama-sama mengalami cedera parah, ketika sedang tampil oke untuk Liverpool. Adanya teman menjalani masa pemulihan membuat keduanya bisa tetap positif.
Gomez dan Ings sama-sama baru memulai perjalanan karier bersama Liverpool setelah diboyong di awal musim ini. Gomez langsung menjalani debut kompetitif kala timnya menang 1-0 di laga pertama musim melawan Stoke City, sementara Ings baru melakoni laga perdana saat Liverpool takluk 0-3 dari West Ham.
Bicara soal Gomez, pemain 18 tahun ini langsung mendapatkan perhatian usai menjalani debut bersama Liverpool. Brendan Rodgers yang saat itu masih menjadi manajer pun tak ragu memainkannya sebagai starter di lima laga Premier League berikutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya benar-benar hancur. Ketika saya pulang ke Liverpool, saya tahu saya tidak akan fit untuk laga pertama manajer (Klopp) di Tottenham, tapi saya saat itu berharap bakal kembali dalam waktu yang tidak lama," kata Gomez dikutip Liverpool Echo.
"Fisioterapis Chris (Morgan) dan dokter tim (Andy Massey) tidak mengatakan apapun sebelum pemindaian, tapi lutut saya membengkak dan rasanya mereka sudah langsung tahu."
"Ketika mereka mendapatkan hasilnya, saya bisa tahu dari wajah dokter bahwa itu bukan berita yang bagus. Untuk diberitahu bahwa yang cedera adalah otot cruciate saya, itu sulit diterima," imbuhnya.
Di hari yang sama saat Gomez menerima kabar pahit dari tim medis itu, Ings juga mengalami cedera di sesi latihan tim. Saat itu Ings juga baru pulang dari panggilan timnas, bahkan menjalani debut di laga melawan Lithuania.

(Getty Images Sport/Ben Hoskins)
Diketahui belakangan Ings juga mengalami cedera pada bagian ACL-nya, meski tak separah Gomez. Tim medis memperkirakan penyerang 23 tahun itu harus menepi sekitar enam bulan.
Sebagaimana Gomez, Ings juga mendapatkan cedera di momen terbaiknya. Sebelumnya dia sedang dalam performa oke, mencetak tiga gol dalam lima pertandingan terakhir bersama Liverpool.
Kini Gomez dan Ings sama-sama menjalani proses rehabilitasi. Keduanya pun saling menyemangati satu sama lain dan saling menjaga agar tetap berpikir positif. Apalagi bagi dua pemain ini, cedera tersebut adalah yang terparah dalam karier sejauh ini.
"Dengan adanya Danny yang mendukung benar-benar membantu saya terus semangat. Saya turut sedih ketika saya tahu dia juga telah membuat ACL-nya cedera. Dia saat itu sedang tampil bagus, mencetak gol-gol untuk Liverpool dan mendapatkan kesempatan dengan timnas Inggris," kata Gomez.
"Ini sudah menjadi sebuah pengingat untuk kami bahwa semua orang mengalami fase mundur di sepakbola, tidak semuanya berjalan mulus. Tidak ada satupun dari kami yang ingin ada di situasi ini, tapi benar-benar membantu bahwa kami melewati masa ini bersama-sama."
"Kami ada untuk satu sama lain, menyemangati satu sama lain. Merupakan sebuah bonus besar dengan adanya Danny sebagai teman. Kami benar-benar berdampingan satu sama lainnya sejauh ini," imbuhnya.
(raw/din)










































