Sebelum ini Scholes sudah beberapa kali melontarkan kritikan terhadap gaya main 'Setan Merah' di bawah arahan Van Gaal. Mantan pemain internasional Inggris itu menilai MU harusnya tampil lebih ofensif.
[Baca juga: Scholes: MU Tak Butuh Filosofi, yang Penting Menyerang dan Cetak Gol-gol]
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami (Ajax) saat itu sedang bangkrut dan tidak memiliki uang, jadi saya harus melongok pemain muda. Kami memantau (Jari) Litmanen, seorang pemain Finlandia yang kami beli seharga 10 juta poundsterling," ucap Van Gaal di Telegraph.
"Kami juga membeli Finidi George. Ia pemain internasional Nigeria, harganya 3 ribu poundsterling. Saya merogoh kocek sendiri! Kemudian kami membeli Marc Overmars. Tetapi nama-nama yang Anda ingat hanya (Clarance) Seedorf, (Patrick) Kluivert, (Michael) Reiziger."
"Kami memenangi segalanya dengan sepakbola yang amat menyerang. Saya tak mau membahasnya lebih jauh karena nanti Mr Scholes akan sangat marah!" celotehnya seraya tertawa.
(krs/cas)










































