Leicester City menunjukkan transformasi yang luar biasa musim ini. Mereka membuat kejutan dengan menjadi pemuncak klasemen di pekan ke-13 Liga Inggris. Tim promosi dua musim lalu itu mengantongi nilai 28.
Sepanjang 13 pekan itu, Leicester juga sudah membukukan 28 gol. Artinya, Leicester menjadi tim paling produktif di Premier League. Mereka unggul satu gol dari milik Manchester City.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan torehan apik yang sudah dibukukan itu, Claudio bakal lebih waspada menghadapi laga-laga berikutnya. Sebab, para kompetitor diyakini akan lebih menggenjot persiapan menghadapi anak asuhnya. Apalagi, mereka ditunggu lawan yang tangguh.
"Kami hanya ingin menikmati apa yang sudah kami dapatkan sejauh ini. Saya tegaskan kami harus mengamankan 40 poin, barulah kami akan melihat nanti. Tugas saya terpnting menyiapkan para pemain tetap membumi," kata Ranieri seperti dikutip Daily Star.
"Menjadi pemuncak klasemen bukanlah yang terpenting saat ini. Saya berfokus untuk bagaimana bisa menambah 12 poin lagi. Bidik itu dan kami akan mencapai tujuan kami. Kalau kami bisa meraih misi itu barulah saya bisa ngomong lainnya.
"Kami akan menghadai pertandingan-pertandingan sulit. Kami akan ditantang Manchester United, Swansea, Chelsea, Everton, Liverpool dan Manchester City. Akhir pekan-akhir pekan ke depan akan luar biasa. MU adalah salah satu raksasa sepakbola dan Louis van Gaal adalah pelatih terbaik di dunia," ucap dia.
Leicester akan menjamu MU yang kini berada di peringkat kedua papan klasemen pada tanggal 28 November, kemudian berlanjut melawat ke markas Swansea City (5/12) yang ada di urutan ke-14. Setelah itu, Leicester menjamu Chelsea sepekan kemudian dan bertandang ke markas everton pada 19 Desember. City menjadi lawan berikutnya.
(fem/mfi)











































