Bulan November tak bersahabat dengan Arsenal selama berkiprah di era Premier League. The Gunners mencatatkan persentase kemenangan yang paling sedikit di bulan itu.
Arsenal tampil sempurna di bulan Oktober. Dalam empat laga yang dilakoni di Liga Inggris, semuanya berakhir dengan kemenangan alias bisa memetik angka penuh sebanyak 12 poin.
Manchester United, Watford, Everton, dan juga Swansea City, merupakan deretan lawan-lawan yang berhasil dikalahkan oleh Arsenal. Akibat performa apik itu, Arsene Wenger pun mendapatkan ganjaran sebagai Manajer of The Month di bulan Oktober.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada tiga pertandingan yang dilakoni oleh Arsenal di bulan November. Hasilnya, tak ada satupun yang berakhir dengan kemenangan dengan rincian dua kali memetik hasil imbang dan sekali menelan kekalahan. 'Gudang Peluru' cuma memetik dua angka dari poin maksimal sembilan.
Hasil imbang 1-1 saat melakoni pertandingan derby London utara melawan Tottenham Hotspur pada 8 November menjadi awal periode buruk Arsenal. Setelah itu, tim besutan Arsene Wenger itu takluk saat berhadapan dengan West Bromwich Albion dengan skor akhir 1-2.
Dan yang terakhir, Arsenal memetik hasi imbang 1-1 saat berduel melawan Norwich City di laga terakhir bulan November. Dalam pertandingan yang berlangsung di Carrow Road, Minggu (29/11/2015) malam WIB, Arsenal unggul lebih dulu berkat gol Mesut Oezil. Keunggulan mereka buyar setelah Lewis Grabban membobol gawang Petr Cech pada menit 43.
Satu kabar buruk turut menyertai hasil imbang ini dengan cedera yang didapat oleh Alexis Sanchez dan juga Laurent Koscielny.
Opta mencatat bahwa Arsenal cuma memetik rata-rata kemenangan 1,59 di bulan November saat ditangani oleh Arsene Wenger. Catatan itu yang terburuk dari bulan lain yang dilakoni oleh Arsenal.
Sejak tahun 1992, Arsenal memainkan 92 pertandingan di Liga Inggris. Mereka mencatatkan 42 kali kemenangan, 19 kali hasil imbang, dan menelan 31 kali kekalahan. Bisa mencetak sebanyak 142 gol di bulan ke-11, Arsenal juga kemasukkan sebanyak 105 gol. Persentase kemenangan 45,65 persen. Persentase kekalahan mereka tercatat sebagai yang tertinggi di angka 33,70 persen.
Bulan Maret menjadi periode Arsenal mencatatkan persentase kemenangan paling tinggi. Catatannya sebesar 63,22 persen, dan cuma mencatatkan persentase kekalahan sebesar 18,39 persen. (cas/krs)











































