Stoke menang 2-0 kala menjamu City di Britannia Stadium, Sabtu (5/12/2015) malam WIB. Dua gol Marko Arnautovic memastikan tim besutan Hughes memetik tiga poin atas tamunya yang datang dengan status pemuncak klasemen itu.
Stoke bahkan bisa saja menang dengan skor lebih besar, mengingat Arnautovic punya dua peluang yang membentur tiang gawang. Satu peluang lain juga didapatkan Xherdan Shaqiri yang berdiri leluasa untuk membelokkan umpan Arnautovic di depan gawang kosong, tapi luput saat menendang bola.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hughes menilai timnya punya kontrol bagus di lini tengah sehingga selalu bisa mengancam gawang City. Di laga ini dia memainkan formasi dasar 4-3-3, dengan trio Bojan Krkic-Arnautovic, dan Shaqiri di depan, ditopang oleh trio Ibrahim Afellay, Glenn Whelan, dan Geoff Cameron di tengah.
"Ini adalah sebuah performa yang bagus dari anak-anak. Masing-masing dari mereka menampilkan performa level tinggi dan sebuah konsekuensi dari itu, kami mampu menang melawan sebuah tim pemuncak klasemen," kata Hughes dikutip BBC.
"Kami bermain dengan trio yang penuh energi di tengah, kami unggul di lini tengah, dan kami membuat mereka kewalahan. Kami selalu punya ancaman di depan."
"Kami belum pernah memainkan Bojan sebagai ujung tombak sebelumnya, tapi saya sudah hampir-hampir melakukan itu sebelumnya. Kami perlu menjaga penguasaan bola di area kunci dan tiga pemain di depan membuat kami mampu melakukan itu."
"Kami mengamati semua laga Manchester City sebelumnya dan kami mencari kelemahan-kelemahan yang bisa kami eksploitasi. Kami tahu kami bisa menguji tim-tim terbaik dan kami mampu melakukan itu sore ini. Kami layak mendapatkan sebuah hasil fantastis," tandasnya.
Kemenangan ini mengangkat Stoke ke posisi sembilan sementara dengan nilai 22 dari 15 pekan.
(raw/din)










































