Kemenangan atas Swansea City mengembalikan Leicester City ke puncak klasemen sementara. Meski demikian, manajer Leicester Claudio Ranieri belum mau memasang target muluk-muluk.
Bertandang ke Liberty Stadium, Sabtu (5/12/2015), Leicester mempermalukan Swansea 3-0. Riyad Mahrez menjadi bintang kemenangan The Foxes dengan mencetak hat-trick sekaligus mengakhiri rentetan gol Jamie Vardy.
Dengan tiga angka ini, Leicester kini mengoleksi 32 poin, unggul dua angka dari Arsenal di bawahnya dan tiga dari Manchester City dan Manchester United. Kemenangan itupun menandai bahwa Leicester sudah tujuh pertandingan terakhir tidak terkalahkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak, saya tidak mengubah ambisi-ambisi saya. Target pertama saya adalah [mencapai 40 poin]. Ambisi saya sangat tinggi, tapi itu target pertamanya," ungkap Ranieri kepada Sky Sports.
"Sekarang penting untuk bermain tim-tim besar dan itu akan menjadi laga-laga yang berat [di Desember]. Pertandingan kami berikutnya adalah melawan Chelsea, Liverpool, Everton, Manchester City, itu tidak buruk."
"Saya merasa senang karena kami bermain bagus [melawan Swansea], mencetak tiga gol dan mencetak clean sheet lagi. Penting bagi kami untuk meraih tiga poin dan menikmatinya dengan suporter. Kami mengucapkan terima kasih kepada mereka pada hari ini," cetus dia.
(rin/raw)










































