Leicester memuncaki klasemen di akhir pekan 16 Premier League seiring dengan keberhasilan memukul juara bertahan Chelsea dengan skor 2-1, Selasa (15/12/2015) dinihari WIB.
Ini bukanlah kali pertama The Foxes menyudahi sebuah pekan rangkaian pertandingan Premier League dengan bertengger di pucuk. Tetapi Ranieri masih menegaskan bahwa target utama timnya musim ini adalah meraih 40 poin, yang di atas kertas akan mengamankan posisi di Premier League, walaupun ia mengaku kenyataan yang ada saat ini tak ayal memunculkan mimpi-mimpi indah untuk kubu Leicester.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika kami bermain dengan kecepatan, satu-dua sentuhan, dan mengoordinasikan pergerakan yang amat kami hapal, itulah kekuatan kami. Seluruh pemain saling percaya dan membantu, dan cuma dengan cara itu Anda bisa menang melawan tim-tim kelas juara. Ada daya menghentak besar malam ini, tanpa itu kami adalah sebuah tim normal, tapi dengan dorongan para suporter kami amat gembira. Mereka terus bermimpi tapi kami harus lanjut menjejak bumi."
"Saya mengatakan pada para pemain lima poin lagi dan kami akan aman. Di awal musim saya sudah menargetkan ketika kami mencapai 40 poin barulah kami akan mengubah target. Ini merupakan waktu-waktu magis, kami harus terus bekerja keras karena saya tak mau terbangun, saya hendak terus bermimpi bersama para suporter kami," tuturnya.
(krs/rin)










































