Untuk Empat Besar, Spurs Harus Bendung Liverpool

Untuk Empat Besar, Spurs Harus Bendung Liverpool

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Kamis, 17 Des 2015 17:51 WIB
Untuk Empat Besar, Spurs Harus Bendung Liverpool
Getty Images Sport/Ian Walton
London - Tottenham Hotspur dijagokan bisa finis di empat besar Premier League musim ini. Tapi Lilywhites dituntut perlu waspada dengan laju Liverpool, yang disebut sebagai satu-satunya pesaing mereka.

Anjloknya performa Chelsea musim ini menjadikan kesempatan untuk tim-tim lain finis di zona Liga Champions lebih besar. Dengan tiga tim klasik Arsenal, Manchester City, dan Manchester United diyakini bakal mengklaim tiga tempat, maka satu tempat bisa diperebutkan Leicester City yang sekarang memuncaki klasemen dan dua tim lain yakni Tottenham Hotspur dan Liverpool.

Spurs sejauh ini tampil cukup baik. Mereka sempat melaju tak terkalahkan di 14 laga Premier League. Saat ini mereka ada di posisi lima klasemen dengan nilai 26 dari 16 laga, hasil enam kemenangan dan delapan hasil imbang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Eks pemain Spurs Sol Campbell yakni musim ini Spurs punya kesempatan sangat bagus untuk finis di empat besar. Tapi dengan catatan laju Liverpool terbendung.

"Kecuali Liverpool terus berkembang, dan mereka punya skuat dan manajer yang bagus. Karena bagi saya, merekalah satu-satunya yang bisa mengancam posisi empat Spurs," kata Campbell dikutip Standard.

Perjalanan apik Spurs musim ini tak terlepas dari performa para pemain mudanya, seperti Dele Alli, Nabil Bentaleb, Eric Dier, Clinton N'Jie, dan Harry Kane. Tim besutan Mauricio Pochettino itu memang punya rata-rata usia pemain paling muda di liga, yakni 24,6 tahun.

Campbell antusias dengan perkembangan para pemain muda ini. Dia berharap bisa melihat lebih banyak hal dari mereka di paruh kedua musim yang penuh tekanan dan melelahkan.

"Musim ini mereka tampil fantastis dan sangat sinkron. Tim ini membantu, tapi saat tim berhenti membantu mereka maka saat itulah mereka mendapatkan tekanan lebih banyak. Saya memperhatikan tiap-tiap individu dan bagaimana mereka bertahan di bawah tekanan, ketika mereka sendirian atau terekspos," katanya.

"Anda tidak akan selalu mendapatkan bantuan dari tim di sekitar Anda, terkadang Anda harus memecah dan Anda rapuh. Saat itulah saya akan melihat tipe pemain seperti apa Anda, ketika 15 kali dalam sebuah laga Anda terkepung dan harus berhasil."

"Saya ingin melihat itu lebih sering dan tentu saja saya akan melihatnya seiring musim berjalan dan tim-tim kelelahan. Dengan jarak lebih lebar yang tampak, mari kita lihat bagaimana mereka mengatasinya dan tampil solid," demikian dia.

(raw/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads