Setelah mengantar Chelsea menjuarai Premier League 2014-15, Mourinho kini harus berpisah dengan klub London tersebut--menyudahi periode keduanya dengan The Blues.
Hal itu tidak lepas dari laju buruk Chelsea, secara khusus di Premier League. Awal pekan ini 'Si Biru' tunduk 1-2 dari Leicester City untuk menelan kekalahan nomor sembilan dari 16 partai liga sejauh ini, yang membuat Chelsea cuma terpaut satu poin dari zona merah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika Mourinho meninggalkan Chelsea pada periode pertama, ia sudah menerima sebuah tantangan besar dan melakukan apa yang tak bisa dipercaya oleh orang-orang di dunia sepakbola dan itu adalah membawa Inter untuk menjuarai Liga Champions, Serie A, dan Coppa Italia, yang merupakan sebuah pencapaian luar biasa."
"Kemudian ia pergi ke Real Madrid dan menginspirasi pencapaian bersejarah liga Spanyol, mematahkan segala rekor yang memungkinkan dengan menghadapi Barcelona yang hebat, dan juga berjaya di Copa del Rey. Hari ini Mourinho masih merupakan sosok yang sudah melatih juara Inggris dan walaupun begitu ia tidak perlu seseorang untuk membelanya karena, saya ulangi, ia punya karier luar biasa yang sudah berbicara sendiri untuk dirinya," tuturnya.
(krs/raw)










































