Spurs takluk 1-2 saat menjamu Newcastle akhir pekan kemarin. Meski unggul lebih dahulu lewat Eric Dier, mereka lantas kebobolan oleh Aleksandar Mitrovic dan Ayoze Perez.
Hasil negatif itu menghentikan laju 14 laga tak terkalahkan Spurs di liga. Tim besutan Mauricio Pochettino itu memang memulai musim dengan takluk dari Manchester United, tapi kemudian mencatatkan rangkaian tak terkalahkan di mana mereka memetik enam kemenangan dan delapan kali imbang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil itu disebut Erik Lamela tak lebih dari sekadar kesialan semata. Kini menatap laga tandang di St. Mary's Stadium, Sabtu (19/12/2015) malam WIB, Spurs ingin kembali ke rel yang benar.
"Kami kecewa dengan laga terakhir kemarin, karena hasil akhirnya. Tapi kami percaya diri bisa mengubah keberuntungan kami saat melawan Southampton," kata Lamela dikutip Standard.
"Kami semua tahu ini adalah sebuah laga sulit, kami tahu mereka dan sadar bahwa mereka adalah tim yang sangat bagus. Tapi kami juga merupakan tim bagus jadi semoga kami bisa menikmati sebuah laga yang bagus," imbuhnya.
Musim kemarin, Lamela mencetak satu gol kala timnya bertandang ke Soton, meski harus puas dengan hasil imbang 2-2. Tak ada misi khusus dari eks AS Roma itu untuk mengulangi torehan tersebut, namun menegaskan hasratnya untuk membantu tim menang.
"Gol saya di Southampton musim lalu adalah sebuah memori bagus. Tapi itu sudah masa lalu sekarang. Saat ini kami perlu memikirkan soal Southampton lagi dan perlu menang akhir pekan ini," demikian dia.
(raw/nds)










































