Leicester pulang dengan tangan hampa dari lawatannya ke kandang Liverpool, Sabtu (26/12/2015) lalu. Mereka kalah 0-1 karena tak bisa membalas gol Christian Benteke.
Bagi Leicester, itu adalah kekalahan kedua mereka di Premier League musim ini. Sejak dikalahkan Arsenal 2-5 pada 26 September lalu, Riyad Mahrez dan kawan-kawan tak pernah kalah dalam sepuluh laga berikutnya sebelum akhirnya tumbang di Anfield.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini adalah tentang melupakan hasil ini, menerimanya dan move on. Tentu saja kami tahu pada akhirnya kami akan kalah, jadi kami harus melupakannya," ucap Ranieri yang dikutip Daily Mail.
"Ini adalah tentang bagaimana kami bereaksi secara mental. Saya tidak berpikir kami kelelahan," tuturnya.
Meski kalah dari Liverpool, Leicester masih memuncaki klasemen sementara Premier League. Sementara itu, City yang akan menjadi lawan mereka duduk di posisi ketiga dengan selisih tiga poin.
"Saya ingin meraih tiga poin berikutnya. Saya ingin bicara dengan pemain-pemain saya dan memahami apa yang mereka pikirkan tentang tim ini, apa yang bisa kami capai, dan setelah itu saya bicara mengenai apa keinginan saya musim ini," ujar Ranieri.
"Kami harus menikmati permainan kami. Kami harus turun ke lapangan dan tidak gugup dan takut kalah seperti sebelumnya. Ini adalah sebuah laga besar, tantangan besar. Cepat atau lambat kami akan kalah. Namun, sekarang adalah tentang bagaimana kami bereaksi secara mental," katanya.
(mfi/din)










































