Hasil 0-0 kala menghadapi Leicester City di KingPower Stadium, Rabu (30/12) dini hari WIB, memperpanjang rekor tak bagus Manchester City kala bermain tandang musim ini.
City sudah sembilan kali bermain di kandang lawan musim ini. Hasilnya, tim besutan Manuel Pellegrini itu baru meraih tiga kemenangan. Sisa enam laga lainnya berakhir dengan tiga hasil imbang dan tiga kekalahan.
Jumlah gol yang mereka cetak juga tak bagus di kandang lawan: baru delapan gol. Selain itu, gawang City juga sudah bobol delapan kali ketika bermain di markas kesebelasan lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati demikian, Pellegrini tidak mau memusingkan catatan tak apik timnya saat tandang. "Saya tidak mau memisah-misahkan musim dengan kandang dan tandang," ujarnya seperti dilansir BBC.
"Kami tiga poin tertinggal dari pemuncak klasemen saat ini (Arsenal dan Leicester, yang sama-sama mengoleksi nilai 39, red) dan akan menghadapi mereka di kandang pada paruh kedua musim."
"Kami tahu bahwa kami harus memperbaiki diri. Tapi, musim tidak dinilai dari kandang dan tandang," kata Pellegrini.
Satu-satunya yang menjadi pusat kekhawatiran Pellegrini adalah lini belakang timnya. Kebobolan 20 gol dalam 19 pertandingan dinilainya terlalu banyak.
"Saya pikir, kebobolan 20 gol di paruh pertama musim terlalu banyak."
(roz/mfi)











































