Perubahan besar di alami beberapa klub di separuh pertama dan kedua Premier League tahun 2015. Beberapa nama berhasil menjaga konsistensi, sementara yang lain tenggelam. Berikut pemain-pemain terbaik di posisinya masing-masing berdasarkan statistik di atas lapangan.
Perubahan besar di Premier League dalam dua smester di 2015 ini tentu saja terkait Chelsea dan Leicester City. The Blues yang tujuh bulan lalu merebut gelar juara kini ada di bibir zona degradasi, sementara The Foxes yang sebelumnya jadi kandidat kuat penghuni Divisi Championship sekarang malah berbagi puncak klasemen bersama Arsenal.
Berikut pemain-pemain Premier League dengan performa terbaik di sepanjang tahun berdasarkan statistik, sebagaimana diberitakan Telegraph.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Butland cuma bermain separuh dari total pertandingan yang bisa dia lakoni di tahun 2015 ini, tapi dari jumlah yang tak seberapa itu dia menorehkan cerita sukses. Di sepanjang 2015 dia adalah kiper dengan jumlah penyelamatan tertinggi (79,81%) di antara kiper yang paling tidak tampil pada 20 pertandingan. Butland dianggap bisa jadi penantang Joe Hart di tim nasional Inggris pada Piala Eropa 2016.
Bek Kanan - Nathaniel Clyne

Penampilan apik Clyne di sisi kanan pertahanan bukan saja membuatnya jadi pilihan utama Liverpool, dia kini juga jadi pengisi utama bek kanan Timnas Inggris. Di sepanjang tahun 2015 ini jumlah tekel dan intersepsinya mencapai 144. Bukan cuma oke bertahan, Clyne juga rajin membantu serangan di mana total tembakan dan peluang yang dia buat berjumlah 44.
Bek Tengah - Laurent Koscielny

Bek tengah terbaik di Premier League saat ini. Setidaknya begitu pernah dikatakan Rio Ferdinand. Di sepanjang 2015 dia membuat 120 intersepsi, paling banyak di antara pemain Premier League lainnya. Bersamanya Arsenal bisa menjadi penantang serius meraih gelar juara tahun ini.
Bek Tengah - Gareth McAuley

Kemunculan McAuley mengejutkan karena dia 'cuma' memperkuat tim sekelas WBA. McAuley menjadi bagian dari tim yang mencatatkan clean sheet terbanyak di tahun ini (17) di mana dia selalu jadi jantung pertahanan timnya.
Bek Kiri - Nacho Monreal

Monreal mengalami perkembangan yang sangat pesat bersama Arsenal di tahun ini, setelah musim lalu dia bahkan tak jadi pilihan utama Arsene Wenger. Di 2015 dia menjadi pemain Premier League dengan prosentase kemenangan terbesar: meraih 22 kemenangan dari 32 pertandingan. Jumlah intersepsi dan tekel Monreal juga jadi salah satu yang paling banyak (180).
Gelandang Kanan - Mesut Oezil

Tak banyak lagi yang bisa diceritakan soal Oezil. Dia adalah pemain dengan penciptaan peluang paling banyak di Premier League (136), selain menjadi pemain yang paling banyak melepaskan assist (20). Jika tidak mengalami cedera yang akan membuatnya absen panjang, Oezil punya peluang untuk mencatatkan rekor assist baru di Premier League musim ini.
Gelandang Tengah - Fernandinho

Menjadi salah satu pemain City yang disepelekan, Fernandinho justru tampil impresif dengan konsistensinya dengan membuat 119 tekel di sepanjang tahun. Dia juga suka menebar ancaman ke pertahanan lawan dengan empat gol dan dua assist.
Gelandang Tengah - David Silva

Silva adalah pemain dengan jumlah assist terbanyak kedua di Liga Inggris tahun ini (12), meski absen di sepertiga tahun karena cedera. Silva masih menjadi salah satu pemain penting yang dibutuhkan Manchester City untuk kembali meraja di Inggris.
Gelandang Kiri - Eden Hazard

Lupakan dulu penampilan mengecewakan Hazard di musim 2015/2016 karena gelandang asal Belgia ini adalah kunci penting Chelsea menjuarai liga musim lalu. Meski kini terpuruk, Hazard masih memimpin daftar pemain dengan jumlah dribel terbanyak di sepertiga pertahanan lawan.
Striker - Jamie Vardy

Rasanya bisa didapat konsensus kalau Jamie Vardy adalah pemain dengan sinar paling terang di tahun ini (setidaknya pada separuh kedua tahun). Dengan 19 gol dan 9 assist di 2015 dia adalah pemain paling berbahaya di muka gawang. Vardy juga sudah memecahkan rekor milik Ruud van Nistelrooy dengan 11 gol beruntun yang dia lesakkan.
Striker - Harry Kane

Kane membuktikan kalau dirinya bukan 'one hit wonder'. Dalam periode November 2014 sampai Desember 2015 dia berubah jadi striker nomor tiga Tottenham Hotspur menjadi pemain depan bernilai 40 juta poundsterling. Kane mencetak 27 gol sejak Januari sampai Desember tahun ini.
(din/mfi)











































