Hasil imbang 0-0 dengan Chelsea yang diikuti dengan kemenangan 2-1 atas Swansea City mengakhiri rentetan empat kekalahan beruntun yang diderita MU pada laga-laga sebelumnya. Kemenangan atas Swansea juga menjadi kemenangan pertama The Red Devils dalam sembilan pertandingan terakhir.
MU sekarang menempati posisi kelima di klasemen sementara Premier League dengan 33 poin. Mereka terpaut tiga poin dari Tottenham Hotspur yang berada di urutan keempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Posisi Van Gaal di kursi manajer sempat dispekulasikan saat MU menelan empat kekalahan beruntun. Sebelum ini, terakhir kali MU kalah empat kali berturut-turut dalam musim yang sama adalah pada tahun 1961.
Menurut Van Gaal, rentetan hasil buruk itu telah membuat Wayne Rooney dan kawan-kawan sangat marah dan ingin melampiaskannya di atas lapangan.
"Mereka sangat marah karena kami kalah dalam begitu banyak pertandingan secara beruntun. Mereka tak terbiasa dengan hal itu," ucap Van Gaal.
"Saya tidak terbiasa dengan hal itu, kalah dalam empat laga secara beruntun. Tak pernah, dan saya sudah menjalani profesi ini selama 25 tahun," imbuh pria asal Belanda itu.
"Jadi, ini tidak biasa dan mereka juga marah dan ingin mengubah situasinya," kata Van Gaal.
(mfi/krs)










































