'Badai Cedera Hamstring Liverpool Bukan Sebuah Kebetulan'

'Badai Cedera Hamstring Liverpool Bukan Sebuah Kebetulan'

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Rabu, 06 Jan 2016 08:00 WIB
Badai Cedera Hamstring Liverpool Bukan Sebuah Kebetulan
Getty Images Sport/Gareth Copley
Stoke-on-Trent - Liverpool mengalami badai cedera saat ini, dengan sebagian besar adalah masalah hamstring. Eks manajer 'Si Merah' Graeme Souness menilai tim kepelatihan harus melihat kembali menu latihan tim.

Liverpool punya total 11 pemain yang cedera saat ini. Enam di antaranya adalah cedera hamstring, mereka antara lain Philippe Coutinho, Dejan Lovren, Divock Origi, Martin Skrtel, Jordan Rossiter, dan Daniel Sturridge.

Dua nama yang disebut pertama mendapatkan cederanya dalam satu laga, yakni kala Liverpool mengalahkan Stoke City 1-0 di Britannia Stadium, Rabu (6/1/2016) pada semifinal leg I Piala Liga Inggris. Coutinho sudah harus ditarik keluar di menit ke-18, sedang Lovren di menit ke-34.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak berhenti di situ saja, di penghujung laga Kolo Toure juga sempat terlihat terpincang-pincang sembari memegangi paha kanannya. Diyakini bek asal Pantai Gading itu mengalami masalah serupa.

Toure sendiri menjadi satu-satunya bek tengah Liverpool yang siap bermain saat ini. Manajer Liverpool Juergen Klopp bahkan terpaksa menarik Lucas Leiva untuk menjadi bek ketika Lovren tumbang dan harus ditarik keluar.

Bagi Souness, banyaknya para pemain yang mengalami cedera hamstring dalam waktu hampir bersamaan menjadi tanda bahwa ada sesuatu yang tak beres. Apalagi beberapa nama yang mengalami cedera tersebut adalah para pemain reguler sejak awal musim seperti Coutinho, Lovren, dan Skrtel, yang artinya punya level kebugaran baik.

Perubahan cara bermain, dengan Klopp menekankan pada pressing yang gencar, diyakini menjadi masalah tersendiri. Untuk itu Souness menilai Klopp dan tim pelatihnya perlu memperhatikan lagi porsi latihan yang diberikan untuk skuatnya.

"Setelah 11 pertandingan, para pemain yang telah bermain sejauh ini adalah mereka yang match-fit. Sejumlah orang bisa mencapainya dalam tiga atau empat laga, beberapa perlu delapan atau sembilan, tapi setelah 11 laga kalau Anda tampil secara reguler, Anda sudah match-fit," kata Souness dikutip Sky Sports.

"Manajer baru datang dan semua pembicaraannya adalah soal menekan jauh ke depan. Itu adalah kerja keras yang perlu dilakukan 90 menit. Anda bisa melakukannya secara cepat dan tiba-tiba. Anda bisa melakukannya selama sejam, Anda bisa melakukannya selama 70 menit. Tapi untuk melakukannya selama 90 menit adalah sebuah tuntutan besar untuk kaki Anda."

"Saya cuma berpikir mereka sudah bermasalah dengan itu. Ini bukan sebuah kebetulan, lima cedera hamstring. Untuk mendapatkan cedera itu semua dalam satu kesempatan, saya rasa mereka harus memperhatikan apa yang mereka lakukan di sesi latihan," tambahnya.

(raw/roz)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads