Vardy baru saja menjalani operasi minor untuk menghilangkan problem pada pangkal pahanya. Atas operasi itu, Vardy diperkirakan harus absen 1-2 pekan.
Kehilangan Vardy tentu kerugian untuk Leicester mengingat dia adalah aktor penting di balik melejitnya tim tersebut musim ini dan bersaing di papan atas. Total 15 gol dibuat Vardy yang menjadikannya top skorer sementara, meskipun tak bikin gol di empat laga terakhirnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ranieri sendiri tak mau terburu-buru memainkan Vardy yang dapat berisiko menambah parah cederanya. Manajer asal Italia itu menunggu Vardy hingga pulih 100 persen untuk bisa beraksi lagi di lapangan.
Vardy disebut baru bisa bermain pada pertengahan pekan depan di White Hart Lane, kembali untuk menghadapi Spurs.
"Dia baik-baik. Dia sudah berlatih hari ini dan dia bekerja bareng fisioterapis. Saya rasa dia sudah siap untuk laga liga melawan Spurs," tutur Ranieri di Soccerway.
"Saya selalu katakan kepada fisioterapis saya bahwa saya tidak ingin dia absen lama. Jika dia sudah siap untuk duel kedua melawan Tottenham, oke saja. Tapi jika tidak, maka melawan Aston Villa," sambungnya.
(mrp/mrp)











































