Robert Huth, Pemain Jerman Tersubur Nomor 4 di Premier League

Robert Huth, Pemain Jerman Tersubur Nomor 4 di Premier League

Andi Abdullah Sururi - Sepakbola
Kamis, 14 Jan 2016 09:26 WIB
Robert Huth, Pemain Jerman Tersubur Nomor 4 di Premier League
(Reuters / Dylan Martinez)
Jakarta -

Leicester City berhasil mengalahkan tuan rumah Tottenham Hotspur lewat gol yang dicetak Robert Huth, si pemain Jerman tersubur nomor empat dalam sejarah Premier League.

Huth menjadi pahlawan timnya setelah sundulannya di menit 83 menjadi satu-satunya gol yang tercipta dalam pertandingan lanjutan Liga Inggris di stadion White Hart Lane, Kamis (14/1/2016) dinihari WIB.

Dilansir situs statistik Infostradalive, itulah gol ke-17 Huth di level Premier League. Di kalangan pemain-pemain Jerman yang pernah bermain di kompetisi ini, ia hanya kalah produktif dari Juergen Klinsmann (30 gol), Uwe Rosler (20), dan Lukas Podolski (19). Torehan Huth sama dengan eks bintang Chelsea, Michael Ballack.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika dilihat dari durasi kariernya, tentu saja 17 gol adalah angka yang sedikit. Maklum, ia sudah bermain 15 musim di Premiership. Artinya, rata-rata ia mencetak tidak sampai dua gol per musimnya. Tapi itu tidaklah penting terutama karena Huth adalah pemain belakang berposisi centre back.

Huth sudah menjejak Inggris saat berusia 17 tahun, sewaktu diboyong Chelsea dari klub negara asalnya di Berlin. Pria setinggi 191 centimeter itu sempat diprediksi akan menjadi pemain penting di Chelsea, walaupun hal itu tidak terbukti karena tak mampu bersaing dengan John Terry, Ricardo Carvalho, dan William Gallas.

Huth akhirnya memutuskan meninggalkan Stamford Bridge pada 2006, dan kariernya lebih stabil, walaupun hanya bersama tim-tim semenjana seperti Middlesbrough, Stoke City, dan terakhir Leicester.

Huth juga tak pernah mendapat pengakuan tinggi dari timnas Jerman. Buktinya, ia hanya merasakan 19 kali bermain untuk negaranya, dari 2004 sampai 2009. Paling tidak, ia pernah bermain di Piala Dunia (2006), walaupun hanya satu kali dimainkan, yakni di laga terakhir penyisihan grup melawan Ekuador.

Usai mencetak gol ke gawang Tottenham, Huth mengekspresikan perasaannya dengan lucu. Lewat akun twitter-nya ia menyebut jarang mencetak gol dari sundulan karena bentuk kepalanya kotak (persegi).

Β 



Kemenangan 1-0 yang diraih Leicester itu pun mengantar skuat Claudio Ranieri menyamai perolehan angka Arsenal, yang menduduki puncak klasemen sementara dengan 43 angka dari 21 pertandingan. Sedangkan Tottenham tetap di peringkat keempat dengan selisih tujuh poin dari kedua tim tersebut.

(a2s/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads