Costa Tinju Tembok Stadion Sampai Berlubang, Hiddink: Mudah Diperbaiki

Costa Tinju Tembok Stadion Sampai Berlubang, Hiddink: Mudah Diperbaiki

Kris Fathoni W - Sepakbola
Kamis, 14 Jan 2016 11:43 WIB
Costa Tinju Tembok Stadion Sampai Berlubang, Hiddink: Mudah Diperbaiki
Getty Images/Shaun Botterill
London - Di laga Chelsea lawan West Bromwich Albion, Diego Costa bukan cuma bersitegang dengan sejumlah pemain lawan tapi kabarnya juga membuat tembok terowongan pemain sampai berlubang.

Dalam pertandingan yang berkesudahan 2-2 di Stamford Bridge, Kamis (14/1/2016) dinihari WIB, tersebut Costa beberapa kali terlibat ketegangan dengan pemain West Brom.

Penyerang Spanyol asal Brasil itu di antaranya sempat adu mulut dan adu fisik dengan Jonas Olsson dan Claudio Yacob, dan mendapat kartu kuning atas pelanggaran keras terhadap Craig Gardner.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Costa juga terlihat bersitegang dengan kiper Boaz Myhill di akhir laga, bahkan terlihat gusar dengan wasit Anthony Taylor yang memimpin pertandingan.

"Fisik adalah bagian besar di Premier League dan itulah yang kita sukai, tapi saya pikir Diego Costa sudah kelewatan. Ia picik, kekanak-kanakan, dan gangguan buat dirinya sendiri dan timnya," sebut Dietmar Hamann, mantan pemain Newcastle, Liverpool, dan Manchester City, dalam analisisnya di BBC.

Tak cuma itu, Costa juga disebut melampiaskan kekesalan dengan cara meninju tembok di terowongan pemain, yang mengarah ke ruang ganti dari lapangan permainan Stamford Bridge.

"Seberapa dekat dirinya ke batas? Saya pikir tinggal tersisa sedikit lagi," ucap Guus Hiddink, manajer sementara Chelsea, di Daily Mail.

"Tapi tidak, kedua pihak terlibat. Para pemain bertahan, dan itu hak mereka, telah sedikit memprovokasinya. Singgungan semacam itu wajar saja. Saya tidak melihat ada hal yang buruk."

"Lubang di tembok terowongan? Kami dapat memperbaikinya dengan mudah, itu bukanlah masalah."

"Ia merupakan seorang pria emosional dan amat saya sukai. Kalau Anda mesti mendorong-dorong pemain, akan sulit buat mereka untuk bertahan di Premier League. Lebih mudah jika cuma harus mengendalikannya," tuturnya.



(krs/cas)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads