Son Heung Min dan Lini Serang Tottenham

Son Heung Min dan Lini Serang Tottenham

Andi Abdullah Sururi - Sepakbola
Kamis, 21 Jan 2016 13:54 WIB
Son Heung Min dan Lini Serang Tottenham
REUTERS
Jakarta -

Pemain Asia termahal ini masih harus berusaha keras untuk mendapatkan porsi bermain lebih lebih besar di Tottenham Hotspur, walaupun kesempatan itu tersedia cukup besar.

Son Heung Min belum menjadi pemain inti reguler Tottenham sejak bergabung ke kesebelasan London utara ini musim panas 2015, dengan memecahkan rekor transfer termahal seorang pemain Asia senilai 22 juta poundsterling.

Walaupun sempat memberi kesan awal yang sangat baik, dengan mencetak tiga gol dalam tiga penampilan pertamanya, namun Son belum menjadi pemain utama Spurs di pertandingan liga. Ia lebih terjamin untuk kompetisi Piala FA dan Liga Europa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Premier League, dari 14 laga ia baru empat kali dipasang sebagai starter, sedangkan sisanya (9) dari bangku cadangan. Durasinya di lapangan adalah 503 menit, atau rata-rata hanya 36 menit per game. Dari sana ia membuat 20 shot yang menghasilkan dua gol (plus satu assist).

Son tentu tidak puas dengan statistiknya di liga. Namun dia memang harus bekerja lebih keras untuk lebih meyakinkan Mauricio Pochettino. Apalagi sang manajer baru saja menyatakan bahwa dia tidak akan terlalu memaksakan diri untuk mencari penyerang baru.

Pada kenyataannya, Harry Kane masih menjadi sentral lini serang Spurs, yang memakai sistem permainan satu penyerang. Seakan-akan tidak ada penyerang lain yang bisa diandalkan Spurs apabila Kane menemui kendala.

Mari tengok angka-angka berikut ini. Secara umum, produktivitas gol Tottenham tidaklah buruk. Dari 22 pertandingan di Premier League, mereka mencetak 38 gol -- hanya kalah dari Manchester City (43), Leicester City (39), dan Everton (39).

Dari 38 gol tersebut, sumbangan Kane berjumlah 12, atau 39,47%. Sisanya, ada 11 pemain lain yang sudah bikin gol untuk Spurs, termasuk Dele Alli (5) dan Christian Eriksen (4), yang paling mendekati Kane.

Di seluruh kompetisi, Spurs sudah mengemas 55 gol dari 31 pertandingan. Erik Lamela (8), Eriksen (6), dan Son Heung Min (5) adalah tiga pemain tersubur Spurs setelah Kane (15).



Tak heran jika muncul isu Pochettino sedang mencari pemain baru di bursa transfer musim dingin ini. Salah satu nama yang disebut-sebut menjadi incarannya adalah bomber West Brom, Saido Berahino. Isu ini tidak disangkal Pochettino, tapi juga dengan syarat.

"Kami punya salah satu striker terbaik di dunia (Harry Kane). Kalau kami bisa memperoleh penyerang lain, maka kami harus mencari yang tepat, yang akan bertarung buat kami," ucapnya setelah Tottenham mengalahkan Leicester City 2-0 di babak ketiga Piala FA tadi malam (20/1/2016). Son mencetak satu gol, satu gol lain dibuat Nacer Chadli.

"Karena kalau salah, mungkin Anda akan merusak keseimbangan skuat dan suasana di dressing room. Kami bangga dengan suasana di kamar ganti saat ini, dan juga atas perfoma para pemain. Mereka begitu percaya diri.

"Saya bisa memahami, kalau kami tidak mencetak banyak gol, orang-orang akan cemas. Tapi kami punya kualitas yang cukup kok. Ini kesempatan buat Nacer (Chadli) dan Son untuk menunjukkan bahwa mereka bisa mencetak gol, dan kami akan senang.

"Kami bisa lebih baik lagi. Jika kami menemukan pemain yang tepat, oke. Kalau tidak, saya sangat senang dengan skuat yang kami miliki saat ini," papar Pochettino.

Maka, ini kesempatan tersendiri buat Son.





(a2s/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads