Pimpinan klasemen, Leicester City akan berduel melawan tim peringkat ketiga, Arsenal. Laga ini akan berlangsung di Emirates Stadium, markas The Gunners, pada hari Minggu (14/2).
Pada pertemuan pertama mereka di kandang Leicester pada 26 September lalu, Arsenal berhasil menang dengan skor cukup telak, 2-5. Itulah satu dari dua kekalahan yang baru diderita The Foxes di musim ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan Arsenal, yang terpaut lima poin dari Leicester, hanya menang satu kali dari lima pertandingan terakhirnya, yaitu atas tuan rumah Bournemouth pekan lalu.
Duel seru lainnya adalah Tottenham Hotspur kontra Manchester City. Kedua tim berselisih satu poin, dengan Spurs berada di peringkat kedua, City posisi keempat.
Ketika menembus dua besar minggu lalu, itulah pencapaian tertinggi Tottenham di liga setelah 25 game sejak musim 1984/1985. Performa skuat asuhan Mauricio Pochettino itu memang sedang memesona.
Sebaliknya, City harus bekerja keras lagi setelah dikalahkan Leicester pekan lalu. Jika Sergio Aguero dkk. bertekad keras untuk memberi trofi juara kepada Manuel Pellegrini, semestinya mereka tak kehilangan poin terlalu banyak lagi.
Baca juga: Selingkuh Terang-terangan ala Manchester City
Sementara itu Manchester United akan melawat ke markas Sunderland, Sabtu (13/2). Semestinya Louis van Gaal bisa mengatasi Sunderland yang saat ini duduk di peringkat kedua dari bawah, supaya misinya menembus zona Liga Champions tetap terjaga. Jika tidak, Jose Mourinho mungkin akan direkrut direksi klub lebih cepat untuk menyelamatkan tim. [Berita lain: Mourinho Dinilai Cocok Kalau MU Mau Dapat Trofi Lagi]
Chelsea yang masih di posisi ke-13 akan menjamu Newcastle United. Sejak ditangani Guus Hiddink, Chelsea memang belum pernah kalah dari delapan pertandingannya di liga, tapi mereka juga baru menang dua kali. Sedangkan sisanya, enam kali, berakhir seri.
Lihat jadwal selengkapnya di sini.
(a2s/cas)










































