Kerap Kebobolan di Menit-menit Terakhir yang Pusingkan Van Gaal

Kerap Kebobolan di Menit-menit Terakhir yang Pusingkan Van Gaal

Femi Diah - Sepakbola
Jumat, 12 Feb 2016 13:24 WIB
Kerap Kebobolan di Menit-menit Terakhir yang Pusingkan Van Gaal
Mark Thompson/GettyImages
Jakarta - Manchester United mempunyai pekerjaan rumah yang cukup pelik di tahun 2016 ini. 'Setan Merah' mempunyai kebiasaan kebobolan di menit-menit terakhir.

Kegagalan meraih poin penuh dari Chelsea pada pekan ke-25 Premier League menjadi evaluasi besar manajer MU, Louis van Gaal. Di laga itu, MU sempat unggul di menit ke-61 tapi dipaksa mengakhiri pertandingan dengan imbang karena gol di injury time oleh Diego Costa.

Pengalaman itu bukan yang pertama dibuat MU musim ini. Jika disimak, pada laga-laga sebelumnya The Red Devils sudah beberapa kali batal meraih poin di menit terakhir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai gambaran, MU harus kalah saat menjamu Southampton di Old Trafford pada 23 Januari. Gawang David de Gea kebobolan Charlie Austin di menit ke-87.

MU juga batal menang saat menghadapi Newcastle United. Dalam pertandingan yang berakhir seri 3-3 itu, MU sudah unggul 2-0 tapi kemudian Newcastle mampu memperpendek kedudukan menjadi 2-1. Gol Wayne Rooney kembali memperlebar jarak tapi dua gol beruntun Newcastle dengan salah satunya tercipta di menit terakhir oleh Paul Dummett membuyarkan keunggulan MU.

Dengan hasil itu, MU sudah kehilangan potensi lima poin dari enam laga yang dilakoni sepanjang tahun ini. Manajer MU, Louis Van Gaal, berharap situasi itu tak terulang saat mereka menghadapi pertandingan terdekat, melawan Sunderland pada Sabtu (13/2/2016) malam WIB.

"Kami harus bisa menyelesaikan pertadningan dengan kemenangan. Kami harus mengembangkan dan meningkatkan permainan karena kami sudah tampil bagus saat menghadapi Chelsea tapi pada menit-menit terakhir tak bagus," kata Van Gaal seperti dikutip Independent.

"Tahun ini kami kehilangan keunggulan di menit-menit terakhir, menghadapi Newcastle, Southampton, dan Chelsea. Kami harus kehilangan lima poin, so kami harus belajar bagaimana menyelesaikan sebuah pertandingan," tutur dia.



(fem/cas)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads