Sejak awal persidangan, pesepakbola Inggris berumur 28 tahun itu mengaku sudah mencium dan intens mendekati seorang remaja perempuan berusia 15 tahun tapi membantah dua tuduhan lebih serius terkait aktivitas seksual.
Dalam persidangan di Bradford Crown Court, seorang juri menilai Johnson tidak bersalah dalam satu dari dua dakwaan tapi menilai ia bersalah pada dakwaan lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam kultur kita yang tergila-gila dengan sepakbola Adam Johnson sebagai seorang pesepakbola memiliki sebuah tanggung jawab untuk menjadi seorang panutan, yang tidak ia penuhi," ucap Inspektur Detektif Aelfwynn Sampson seperti dilansir Reuters.
"Sedari awal sekali dalam kasus ini ia sudah tahu berapa usia korban, tapi tetap menghubunginya, melanjutkan hubungan, dan mengatur pertemuan dengannya," lanjutnya.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis polisi, perempuan korban Johnson yang tidak disebutkan namanya itu mengaku sudah merasa diperdaya.
"Ia merupakan pemain sepakbola favorit saya di Sunderland, sebuah klub yang amaat saya gemari. Bahwa dirinya dinyatakan bersalah dan juga mengaku bersalah sudah membuktikan kepada semua pihak bahwa saya mengatakan yang sejujurnya," ucap perempuan itu.
Pada pertengahan Februari lalu Johnson juga sudah diberhentikan klub Sunderland setelah mengaku bersalah. Tetapi Sunderland juga mendapat kritik karena dinilai tidak lambat mengambil tindakan.
"Jika saja klub tahu Mr. Johnson berencana menyatakan bersalah maka kontraknya akan diputus lebih cepat," jelas Sunderland dalam salah satu butir pernyataan terbarunya.
Setelah menyatakan bersalah Johnson, yang punya 12 caps bersama tim nasional Inggris, juga telah diputus kontrak kerjasamanya oleh firma Adidas.
(krs/mrp)











































